Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Berita: Bupati Pelalawan Kukuhkan Para Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan
Jumat, 30 Desember 2016-18:03:07WIB
Dibaca: 1048 kali

Foto berita

Pangkalan Kerinci - Bupati Pelalawan  H. M. Harris mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan, Jumat siang (30/12/2016), bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksemana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci. Turut Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, Wakil Bupati Pelalawan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Pengadilan Agama, serta para undangan.

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan, bahwa pengukuhan / pengangkatan kembali ini dilaksanakan  adalah sebagai konsekuensi dari penerapan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa perangkat daerah harus dengan prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran serta berdasarkan beban kerja yang sesuai dengan kondisi nyata di masing-masing daerah.  Maka dengan semangat Undang-Undang tersebut, lahirlah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2018 tentang Perangkat Daerah yang mengharuskan Pemerintah Daerah melakukan Restrukturisasi Kelembagaan Perangkat Daerah pada semua level. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Pelalawan menerbitkaan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pelalawan.

Berdasarkan Perda tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pelalawan yang sebelumnya berjumlah 31 OPD menjadi 28 OPD, yang berdampak jumlah jabatan berkurang pada setiap OPD. Setelah melalui beberapa prosedur yang dilalui, maka pada kesempatan ini dikukuhkan Jabatan Tinggi Pratama sebanyak 31 orang, Jabatan Administrator 143 orang, dan Jabatan Pengawas 478 orang, dengan jumlah keseluruhan 652 orang. Sementara pejabat yang tidak mendapat jabatan berjumlah 166 orang, dan jabatan yang masih lowong berjumlah 233 jabatan. Dijelaskan bahwa jabatan lowong ini dikarenakan perubahan nomenklatur organisasi  serta pejabat yang pensiun, pindah tugas, dan lain-lain.

Bupati Harris mengingatkan bahwa bagi pejabat yang dikukuhkan harus menunjukkan disiplin dan kinerja terbaik, karena dalam waktu dekat akan kembali diseleksi sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. “Jadi, pengukuhan yang kita laksanakan saat ini tidak menjamin saudara akan tetap pada jabatan yang dikukuhkan”, tegas Beliau

Diakhir sambutannya, H.M. Harris berpesan, “seorang pejabat haruslah mau berkonsultasi keatas, berkoordinasi dan bekerjasama satu sama lainnya, juga antar OPD, serta bisa memberikan pembinaan juga pengawasan kepada bawahannya”. (Adr)

Berita Terkait