Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Berita: BKD Pelalawan Taja Diklat Teknis Perhitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru
Rabu, 11 Juni 2014-16:21:44WIB
Dibaca: 1174 kali

Foto berita
Pangkalan Kerinci  - Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pemahaman guru mengenai Perhitungan Angka Kredit, Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pelalawan mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Perhitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru Tahun Anggaran 2014. Diklat ini diadakan selama tiga hari, dimulai dari tanggal 11 Juni 2014, sampai dengan tanggal 13 Juni 2014, bertempat di Aula Hotel Aini Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Turut hadir dalam Acara Tersebut, Kepala BKD Pelalawan, Andi Yuliandri, S.Kom, Kepala Bidang Mutasi BKN Kanreg XII, Abdul Wakhid, S. Sos, M.Si, Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKD Pelalawan, Rinto Rinaldi, ST, M.Kom, Instruktur Dari BKN Kanreg XII, serta para undangan .

Acara Diklat Teknis ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pelalawan. Dalam sambutannya Andi menyampaikan bahwa Pendidikan merupakan suatu proses yang sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga harus dilakukan secara profesional. Oleh sebab itu, guru sebagai salah satu pelaku pendidikan haruslah seorang yang profesional. Dengan demikian keberadaan guru di dalam proses pendidikan dapat bermakna bagi masyarakat dan bangsa.

Kebermaknaan guru bagi masyarakat akan mendorong pada penghargaan yang lebih baik dari masyarakat kepada guru. Guru diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian.

Andi menyatakan, bahwa profesi guru perlu dikembangkan secara serius dan proporsional menurut jabatan fungsional guru. Agar tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan demikian maka mutlak diperlukan penilaian terhadap pelaksanaan tugas dan kewajiban guru dalam melaksanakan pembelajaran/pembimbingan, dan/atau tugas-tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Penilaian ini dilakukan untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan.

Bersama-sama dengan hasil pelaksanaan kegiatan pengembangan diri, pengembangan publikasi ilmiah, dan/atau karya inovatif, hasil penilaian kinerja guru dikonversikan menjadi angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan jabatan fungsional guru sebagaimana ditetapkan dalam Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009. Melalui penetapan angka kredit yang objektif, transparan, dan akuntabel terhadap unsur-unsur tersebut akan dapat mencerminkan korelasi yang signifikan antara kenaikan jabatan fungsional guru dengan peningkatan profesionalitasnya. Dengan kata lain semakin tinggi jabatan fungsional seorang guru, maka semakin meningkat profesionalitas guru tersebut.

Untuk keperluan penilaian dan penetapan angka kredit yang objektif, transparan, dan akuntabel tersebut, maka dengan dilaksanakan diklat teknis perhitungan angka kredit jabatan fungsional guru diharapkan akan menghasilkan tim penilai yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan sikap untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara jujur, objektif, transparan, akuntabel, dan penuh dedikasi.

Kepada para guru yang mengikuti Diklat ini, Andi menyampaikan harapannya agar ketika selesai mengikuti diklat agar dapat menularkan ilmunya kepada guru-guru yang lain, sehingga ilmu yang didapat melalui pelatihan ini bermanfaat baik bagi dirinya sendiri maupun guru-guru yang lain, sehingga tidak ada lagi permasalahan serta kerancuan dalam memahami Perhitungan Angka Kredit, karena Perhitungan Angka Kredit pagi para guru berkaitan erat dengan kenaikan pangkat fungsional guru  tersebut.

Sifat pembelajaran pada diklat ini, bagi yang sudah pernah mengikuti diklat Perhitungan Angka Kredit ini menjadi semakin paham, dan bagi yang baru kali ini mengikuti diklat untuk dapat lebih banyak bertanya kepada para instruktur yang menjadi narasumber Diklat tersebut. Untuk itu manfaatkanlah diklat ini dengan sebaik-baiknya, tutup Andi di akhir sambutannya. (Adr)


Berita Terkait