Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Berita: Lima Praja IPDN Praktek Lapangan Di BKD Pelalawan
Selasa, 26 Februari 2013-10:43:27WIB
Dibaca: 928 kali

Foto berita

Pangkalan Kerinci - Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan kedatangan tamu dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tanggal 20 Februari 2013 yang lalu. Sejumlah 184 orang Nindya Praja yang terdiri dari 57 orang Nindya Wanita Praja dan 127 orang Nindya Praja Putra, yang mengadakan Praktek Lapangan III Bagi Satuan Nindya Praja IPDN Kampus Riau di Kabupaten Pelalawan.

 

Praktek lapangan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan pengamalan praktis ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dilakukan oleh sebuah perguruan tinggi secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkannya dalam upaya ikut menyukseskan penyelenggaraan program pemerintah dan pemerintah daerah melalui transfer of knowladge, transfer of ability, dan transfer of value.

 

Selain itu,  pengabdian kepada masyarakat juga berfungsi memberikan pengalaman belajar kepada Praja untuk hidup di tengah masyarakat dengan membantu memecahkan  berbagai masalah yang dihadapinya melalui keterpaduan dharma pendidikan/ pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara intedisipliner dan antar sektor.

  

Untuk mewujudkan hal tersebut,  para praja disebar di seluruh Dinas maupun Badan yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Dan untuk BKD Pelalawan terdapat 5 orang utusan IPDN untuk Praktek Lapangan di Institusi ini. Praja ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka adalah; 1. Aprianus Aryanto Rondak, yang berasal dari Kabupaten Manggarai Barat, Jawa Barat; 2. Ardian Busra, berasal dari Kabupaten Aceh Tenggara, NAD; 3. Boki Wilson, berasal dari Kabupaten Wamena, Papua; 4. Galang Wibawa Nusantara, berasal dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dan terakhir; 5. Iis Maesaroh, yang berasal dari Kota Bandung, Jawa Barat.

 

Bagi Praja Aprianus, ia berharap semoga kedepannya bisa mendapatkan  ilmu pengatahuan dari BKD. Karena baginya mendapat tempat praktek di BKD merupakan suatu kesempatan yang baik baginya. Sehingga dapat  membuatnya perlahan-lahan mulai memahami apa  itu BKD.

 

Sedangkan di mata Ardian dan Galang, BKD Pelalawan sudah bagus mengingat usia Kabupaten Pelalawan yang masih 13 tahun, suasana bekerja nyaman dan rapi dan pekerjaan sudah diselenggarakan dengan baik. Dan mereka pun berharap semoga kedepannya dapat lebih banyak menimba ilmu dari BKD, dan ia pun dapat mengerti dan paham mengenai TUPOKSI dan kerja BKD.

 

Lain Ardian dan Galang, lain pula Wilson. Ia mengaku awalnya agak sedikit nervous ketika ditunjuk untuk masuk di BKD, namun setelah bertemu dan saling mengenal dengan seluruh pegawai yang ada, ternyata pegawai di BKD Pelalawan cukup ramah dan baik. Harapannya adalah semoga kedepannya dapat lebih banyak belajar sehingga ilmu yang didapatkan dapat digunakan di masa yang akan datang.

“Tidak mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru, apalagi dalam suasana kerja resmi seperti di BKD, sedangkan ilmu yang saya punya jauh dari cukup. Maka dari itu ini pelaksanaan praktek lapangan III ini merupakan sebuah tantangan bagi saya,” tutur Iis yang merupakan satu-satunya Nindya Wanita Praja yang praktek di BKD Pelalawan.

Kepala BKD Kabupaten Pelalawan, Andi Yuliandri, S.Kom menyambut baik kedatangan Praja IPDN tersebut. Beliau pun menjelaskan, bahwa para praja IPDN Kampus Riau yang Praktek di Kabupaten Pelalawan ini akan belajar selama lebih kurang satu bulan. Bidang-bidang yang dipelajari terutama di bidang Pembangunan dan Sumber Daya Manusia. Hal ini tentunya sesuai dengan bidang studi yang dipelajari di IPDN.

“Kita harapkan mereka bisa mempelajari seluruh tata cara pembangunan daerah, sistem anggaran pemerintah daerah, dan juga dapat mereka dapat bersosialisasi dengan baik dengan seluruh PNS dan masyarakat. Sehingga apa yang dipelajari dapat diimplementasikan di BKD dan juga SKPD lain” tutur beliau.

Selain itu Andi pun berpesan, “semoga praja IPDN yang sedang praktek benar-benar mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi pendidikan mereka di IPDN itu”. ”Karena selain praktek bekerja di pemerintahan, mereka juga dididik untuk bermasyarakat yang baik dengan segala lapisan yang ada, karena mereka bergaul dan tinggal bersama dengan orang tua asuh”. “Maka belajar dan bermasyarakatlah dengan baik, jangan sampai praktek lapangan di Kabupaten Pelalawan menjadi sia-sia dan tanpa arti”, tutup beliau mengakhiri wawancara dengan kami. (Adr)  


Berita Terkait