Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

MENANGGAPI DERITA SINUSITIS
Selasa, 04 Juli 2017-12:37:11WIB
Kategori: Kesehatan - Dibaca: 135 kali

Sinusitis merupakan peradangan yang terjadi pada rongga dinding sinus akibat infeksi yang disebabkan oleh virus, jamur, bakteri ataupun alergi. Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi.

Beberapa tipe sinusitis yaitu:

·         Sinusitis akut

Sinusitis akut adalah sinusitis ini biasanya terjadi setelah Anda mengalami flu biasa. Selain itu, alergi, infeksi bakteri dan jamur juga dapat memicu terjadinya sinusitis. Ketika Anda mengalami hal ini, rongga di sekitar hidung (sinus) Anda akan mengalami peradangan dan kemudian membengkak. Hal itu akan menganggu aliran cairan dalam hidung dan lendir pun akan diproduksi lebih banyak daripada biasanya. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan bernapas. Selain itu, daerah di sekitar mata dan wajah Anda lambat laun akan ikut membengkak di mana hal itu menimbulkan rasa nyeri pada wajah dan menyebabkan sakit pada kepala. Sinusitis akut biasanya berlangsung 4 minggu atau kurang

  • Sinusitis Subakut

Sinusitis subakut adalah Sebuah peradangan yang berlangsung 4 sampai 8 minggu

  • Sinusitis Kronis

Sinusitis kronis adalah Suatu kondisi yang ditandai dengan gejala radang sinus yang berlangsung 8 minggu atau lebih. Pada kondisi ini area di sekitar mata dan wajah akan terasa bengkak, dan anda mungkin merasa sakit pada wajah yang berdenyut atau sakit kepala. Jika Anda mengidap sinusitis kronis, mungkin akan sulit untuk bernapas menggunakan hidung. Sedangkan.

  • Sinusitis Kambuhan

Sinusitis kambuhan adalah suatu kondisi yang timbul akan berulang beberapa dalam setahun.

Secara umum, gejala pada sinusitis merupakan suatu peradangan di rongga sinus yaitu rongga yang berfungsi sebagai tempat untuk memproses udara masuk melalui hidung sebelum di proses lebih lanjut dan didistribusikan oleh paru-paru ke seluruh tubuh, dapat dikenali dengan beberapa gejala yang ditimbulkan, diantaranya :

  • Sakit pada wajah dan dahi,- Gejala penyakit sinusitis yang paling sering terjadi adalah rasa sakit atau nyeri di sekitar wajah, yakni di daerah mata, belakang hidung, kedua sisi hidung, rahang atas depan, gigi rahang atas, nyeri di belakang mata, di puncak kepala, atau sepanjang tengkuk.
  • Sakit kepala,- Tekanan tinggi dan pembengkakan yang terjadi pada sinus secara terus-menerus dapat bergema di seluruh tengkorak sehingga dapat menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala ini sering kali memberat di pagi hari karena cairan telah mengumpul sepanjang malam.
  • Ingus,- Ingus yang keluar dari hidung berwarna kuning atau hijau serta berbau tajam. Ingus tersebut juga dapat mengalir ke belakang ke arah tenggorokan, sehingga akan merasa gatal dan tidak nyaman du bagian belakang tengorokan.
  • Hidung tersumbat,- Infeksi atau peradangan yang terjadi akan menyebabkan pembengkakan pada sinus dan hidung bagian dalam sehingga terjadi penyumbatan. Hidung tersumbat juga dapat menyebabkan berkurangnya penciuman dan perasa.
  • Sakit Tenggorokan,- Mungkin pada awalnya hanya terasa gatal, namun jika itu berlangsung selama beberapa minggu atau lebih, lendir dapat mengiritasi dan membuat tenggorokan meradang dan sakit.
  • Batuk,- Ingus yang ke bagian belakang tenggorokan menyebabkan iritasi, terutama jika berkepanjangan, sehingga akan menimbulkan batuk terus-menerus dan menjengkelkan.
  • Kehilangan indra penciuman,- Penciuman dan pengecapan adalah dua indera kuat yang bekerja secara harmonis. Kemampuan untuk merasakan sesuatu sangat dipengaruhi oleh kemampuan seseorang untuk mencium aroma. Kemampuan penciuman kita juga memainkan peran penting dalam memperingatkan kita terhadap kebakaran berbahaya atau bahkan mengancam jiwa, bahan kimia beracun, zat beracun atau gas tertentu. Akibat flu yang terjadi akan berdampak mengganggu penciman dan pengecapan.
  • Demam,- tubuh dapat dikatakan demam bila suhu tubuh melebihi batas normal yaitu 36,5 hingga 37,5 º C. Terdapat beberapa istilah yang berhubungan dengan suhu tubuh, diantaranya adalah hipotermia (suhu tubuh < 35º C), suhu normal (36,5 – 37,5 º C), demam (>37,5º C), hyperpyrexia (>40º C). demam disebabkan Penyakit infeksi baik disebabkan oleh virus, bakteri,dan flu.
  • Napas berbau (halitosis), - Adanya infeksi pada hidung dapat menyebabkan nafas memiliki bau busuk. Sinusitis kronis, infeksi pada tenggorokan juga sering menyebabkan kondisi ini.

Faktor penyebab sinusitis yaitu infeksi sinus, penyebab masalah sinus sangat jelas yakni adanya pemblokiran / penyumbatan lubang mungil yang menghubungkan saluran hidung ke sinus (pada dasarnya kumpulan berongga. Rongga lembab yang mengintai dibawah hidung, mata, dan pipi)kemudian cairan menumpuk di sinus, kuman akhirnya tumbuh dan menyebabkan peradangan.

Beberapa hal yang menyebabkan infeksi sinusitis yaitu

Ø  Virus

Infeksi sinusitis dimulai saat udara dingin. Pilek disebabkan oleh virus, yang dapat membuat jaringan hidung membengkak, mengalangi lubang yang biasanya mengalirkan cairan sinus.

Ø  Alergi

Alergi sering dikaitkan dengan penyakit sinusitis, jika rentan terhadap alergi atau demam, hindarilah hal – hal yang memicu reaksi alergi, seperti tungau, debu, bulu hewan peliharaan, jamur, dan kecoa. Antihistamin dan semprotan hidung dapat mengurangi peradangan kronis pada sinus dan lapisan hidung

Ø  Bakteri

infeksi bakteri jarang menyebabkan sinusitis akan tetapi selalu menjadi penyebab komplikasi, bakteri ini mengintai pada orang yang sehat.

 Ø  Polip

Polip merupakan daging tumbuh yang berkembang pada hidung atau jaringan sinus dan dapat menyebabkan rongga sinus menjadi terblokir,mencegah lendir mengering dan menyebabkan penyakit sinusitis.

Ø  Iritasi Akibat Polusi Udara

Polusi udara luar ruangan , dan bau yang kuat seperti parfum dapat menyebabkan batuk, iritasi hidung, dam m,enyebabkan peradangan yang dapat meningkatkan resiko sinusitis.

 Ø  Jamur

Infeksi sinus akibat jamur dapat terjadi pada orang yang sehat, yang paling umum menyerang dengan sistem kekebalan yang lemah, ketika sistem kekebalan tubuh rentan, maka jamur dapat tumbuh, terutama di tempat yang lembab dan gelap (sinus). Sinusitis kronis dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap jamur.

 Ø  Merokok

Rokok juga dapat mengiritasi hidung dan menytebabkan peradangan, sehingga lebih rentan terhadap infeksi sinus.

 Ø  Kurangnya Kelembapan atau Udara Kering

Ketika lendir terperangkap di bagian hidung waktu yang lama, maka dapat kehilangan air dan menebal.justru ini memperburuk gejala dan membuat sinusitis lebih parah.

 Ø  Kondisi Medis

Kondisi kronis seperti gangguan lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh  

( HIV dan diabetes ), dapat menyebabkan peradangan pada saluran udara dan membuat rentan untuk mengembangkan lendir rebal, sehingga kemampuan untuk melawan kuman terganggu.

Adapun bahaya dari penyakit sinusitis adalah :

1.      Infeksi Rongga Mata ( Selulitis orbitalis )

Infeksi rongga mata adalah kondisi dimana adanya peradangan pada jaringan bagian ronga mata yang ditandai dengan pembengkakan kelopak mata, gangguan penglihatan, sulit menggerakkan bola mata, dan gangguan mata lainnya berdasarkan dengan lokasi infeksinya. Kondisi ini merupakan komplikasi yang sering timbul pada penderita penyakit sinusitis.Infeksi rongga yang tidak mendatkan penanganan cepat dan tepat bisa mengakibatkan gangguan daya lihat hingga kebutaan permanen.

2.      Infeksi pembuluh darah sekitar sinus

Kondisi ini ditandai dengan munculnya gejala turunnya kelopak mata, nyeri di sekitar mata, sakit kepala, dan demam. pembuluh darah memiliki fungsi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia, apabila pembuluh darah mengalami gangguan maka akan ada banyak masalah kesehatan yang bisa mengganggu.

3.      Meningitis ( Radang Selaput Otak )

Infeksi yang muncul ketika terjadi peradangan pada selaput pelindung otak, cairan yang memenuhi sekitar otak, dan sistem saraf pusat. dampak tersebut merupakan dampak yang cukup mengerikan yang bisa membahayakan kesehatan orang yang mengalaminya.

4.      Infeksi Tulang Bagian Depan Kepala ( Osteomielitis )

Osteomielitis yaitu infeksi tulang yang disebabkan oleh bakteri dan jamur, Osteomielitis merupakan resiko tertinggi akibat dari infeksi sinus.

Untuk itu sangat penting bagi kita mengetahui gejala atau tanda-tanda penyakit sinusitis sehingga kita bisa mendapatkan pengobatan sesegera mungkin.(gdl)
Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)