Banner_BKP2D_2017.jpg hut.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA
ATAS BERPULANGNYA KERAHMATULLAH
SDR. MUSWAR,
PEJABAT LURAH KELURAHAN SEIKIJANG KECAMATAN BANDAR SEIKIJANG,
SEMOGA AMAL IBADAH BELIAU DITERIMA DI SISI ALLAH SWT,
AAMIIN YAA RABBAL 'AALAMIIN....
 
 

Kalender

Tips sebelum Memulai Bisnis Online
Rabu, 24 Mei 2017-08:57:35WIB
Kategori: Tips & Trik - Dibaca: 1503 kali

Tips sebelum memulai bisnis online

Berkembangnya teknologi internet memungkinkan berbisnis secara online oleh para pedagang. Berbekal smartphone dan  paket internet maupun fasilitas wifi, konsumen dengan mudahnya berselancar di dunia maya untuk mencari produk  yang diinginkan. Para penjual harus jeli dalam memasarkan produk agar dapat memenuhi keinginan  konsumen.

Bisnis dengan sistem online membuka peluang luas bagi siapa saja untuk memasarkan produk miliknya. Produk yang dipasarkan beragam, tergantung spesifikasi yang disampaikan pada dekskripsi produk tersebut, tinggal kejelian dan kematangan penjual dalam mengolah dan mengemas barang semenarik mungkin. Penjual yang melek IT akan memudahkan memasarkan produknya. Kadang-kadang penjual yang memasarkan produk bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak muda yang bersemangat dan kreatif. Selain itu juga bisnis online merupakan salah satu solusi bagi pengusaha baru yang merasa belum memungkinkan melakukan bisnis secara real /offline dikarenakan keterbatasan biaya sewa tempat untuk memulai usaha.

Seperti yang kita semua ketahui, bisnis real salah satu faktor penting adalah tempat penjualan yang strategis. Padahal tempat yang strategis biasanya biaya sewa sangat tinggi nilainya. Bagi pengusaha yang sudah mapan bukan suatu masalah untuk menyewa bahkan membeli tempat tersebut, akan tetapi bagi pemula dengan dana yang masih berkutat pada modal barang dan biaya lain-lain cukup kesulitan mendapatkannya.

Tidak jarang beberapa penjual yang memulai bisnisnya secara online akhirnya dapat mengumpulkan modal perlahan-lahan untuk membuka bisnis secara offline juga. Misalnya ada penjual di bidang konveksi yang akhirnya laris setelah beberapa waktu berbisnis online, ia akan membutuhkan tempat untuk stok dan memasok produknya di beberapa daerah yang menjadi langganannya, sekalian saja ia menyewa tempat untuk berbisnis secara offline, dengan tidak meninggalkan bisnis online tentunya.

Bagi anda yang ingin memulai bisnis online, alangkah baiknya dipelajari terlebih dahulu dasar-dasar bisnis ini, disertai pemahaman, bahwa bisnis online tidak bisa disamakan dengan bisnis offline begitu saja.

Apa yang dipersiapkan ?

Pada dasarnya untuk memulai bisnis online hampir sama dengan bisnis offline. Perbedaan yang paling mendasar adalah anda hampir tidak pernah tatap muka dengan konsumen anda.  Maka dari itu, sebelum membangun bisnis online ini, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan seperti;

  1. Niat; untuk berbisnis, diperlukan niat yang kuat dari penjual, jangan mudah patah semangat, perlu motivasi yang kuat agar dalam berbisnis online tidak setengah -setengah
  2. Persiapan modal; modal, biaya packing produk, biaya ekspedisi, serta sistem perhitungan harus dipelajari dengan seksama, jangan sampai kerugian dari anda sebagai penjual.
  3. Produk yang akan dijual; anda harus menguasai produk yang anda jual dengan baik. Spesifiksi, jumlah produk, kualitas produk harus dipahami dengan sebaik-baiknya
  4. Target Pasar; di sini anda harus memetakan produk sesuai dengan pasar sasaran. Bisa saja dari awal anda fokus dengan produk anak-anak, bukan tidak mungkin kedepannya anda memilih menambah target pasar ke remaja, dewasa, bahkan hingga lansia
  5. Strategi pemasaran; strategi yang anda terapkan harus menyesuaikan situasi maupun permintaan pasar, jangan sampai anda mengetahui produk anda kurang diminati pasar, anda tetap bertahan  tanpa mempedulikan trend  yang berkembang. Anda juga harus memikirkan bagaimana cara promosi yang tepat untuk produk anda tersebut
  6. Media penjualan; disini anda harus memikirkan anda akan  memasarkan produk via apa? Facebook? Lapak online yang telah ada? Atau lapak online buatan sendiri? Ini harus anda pikirkan dengan matang.
  7. Memberi ekstra waktu untuk transaksi ; meski anda bisnis online tidak bertemu langsung dengan pembeli, anda harus meluangkan waktu untuk mengontrol pesanan maupun melayani pertanyaan dari calon konsumen. Tak jarang calon konsumen memesan produk atau sekedar bertanya detail produk pada jam yang tidak lazim untuk transaksi, jika anda bersungguh-sungguh, anda harus memahami konsekuensi ini.
  8. Tempat penyimpanan produk; meski anda bisnis secara online, anda tetap harus memiliki tempat untuk menyiapkan stok barang. Pada skala kecil untuk pemula, anda mungkin membutuhkan space yang tidak banyak. Seiring perjalanan waktu dan produk semakin bayak dibeli, anda tentu  membutuhkan tempat semakin luas.

Tantangan Bagi Pemula

Alangkah baiknya anda memulai bisnis dari yang ringan dulu, jangan terlalu bernafsu untuk langsung jual beli produk yang terlalu mahal. Kunci utama yang harus benar-benar anda pahami bahwa bisnis online ini memungkinkan produk anda dilihat orang ratusan bahkan ribuan kali lebih banyak dilihat orang dibandingkan dengan penjualan offline. Anda memasarkan produk harus jeli memahami kemungkinan-kemungkinan yang ada pada konsumen. Di beberapa lapak online yang cukup terkenal, seringkali terlihat bahwa pelapak (penjual) memasarkan produk tidak hanya terpaku  pada produk tertentu saja, tidak jarang pelapak memasarkan produk yang sangat bervariasi mengingat kebutuhan konsumen yang sangat beragam.

Dibutuhkan kejelian penjual untuk mengerti apa yang dibutuhkan konsumen. Misalnya anda memasarkan produk yang berdesain bagus dengan harga murah, tentu sebanding dengan kualitas barang yang dijual. Semakin bagus kualitas produk, harga tentu menyesuaikan kualitasnya tersebut. Akan tetapi disarankan anda mengambil untung tipis tapi pasti, dibandingkan untung besar, tapi yang beli hampir tidak ada. Anda jangan hanya fokus pada produk, tapi juda harus memahami, apa yang dibutuhkan konsumen.

Bagi penjual pemula, mulailah dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, kemitraan dengan produsen, atau sebagai afiliasi produk suatu vendor. Bisa dengan menjual pulsa, jualan  tiket pesawat dan  kereta api, properti, agen travel, menjual bahan baju khas daerah, produk kue tradisional dari usaha rumah tangga sekitar anda, menawarkan produk kerajinan warga tempat tinggal anda, menjual barang yang disediakan grosiran, dan lain-lain. Bagi anda yang pemula tidak terlalu dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun bisa minimal. Perlahan ketika modal cukup stabil, perlahan anda jual produk buatan anda sendiri, dengan konsekuensi jika produk anda makin laris, andi harus siap memproduksi produk anda dalam skala besar.

Hal yang paling mempengaruhi semangat bisnis bagi pemula adalah di saat permintaan dari konsumen menurun drastis. Banyak pemula yang mengalamu kejenuhan ketika produk tidak laku atau permintaan menurun. Permintaan menurun dipengaruhi berbagai variabel. Bisa dikarenakan keadaan ekonomi yang tidak stabil, produk sudah tidak menjadi trend sama sekali, bahkan tanggal tua pun mempengaruhi penjualan. Inti dari bisnis adalah kesabaran. Orang yang telah matang berbisnis adalah orang yang dapat melalui berbagai rintangan dengan penuh kesabaran, itulah yang perlu anda hadapi sebagai pemula.

Apa media online yang ampuh?

Sebenarnya media online sebaik apapun jika anda sebagai penjual tidak pandai memahami konsumen serta tidak mampu membaca peluang hanya akan berakhir sia-sia. Ada berbagai media yang dapat anda gunakan sebagai tahap awal maupun untuk berkelanjutan di kemudian hari, semua itu tergantung anda sendiri. Anda bisa memanfaatkan social media seperti Facebook, Twitter, BBM, dan lain-lain, tapi beberapa social media tersebut lebih penulis rekomendasikan bagi pengguna yang telah memiliki jaringan yang luas dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi. Cenderung yang menjadi konsumen tetap adalah orang yang telah lama mengenal kita dikarenakan unsur rasa saling kenal dan saling percaya. Untuk tahap awal tidak apa-apa anda menggunakan social media sambil belajar mengetahui, apa yang diinginkan oleh pasar.

Calon penjual adakalanya membuat website sendiri, baik itu yang berbayar maupun blog gratisan. Konsumen cenderung ragu kepada laman web pribadi, apalagi blog gratisan. Meski website itu berbayar dan berdomain dot( . ) com, tetap muncul keraguan konsumen untuk bertransaksi, kecuali website anda sudah kelas nasional. Belum lagi blog gratisan banyak orang memanfaatkannya untuk memasarkan produknya sendiri, tapi tak jarang ada yang melakukan penipuan transaksi online dengan sasaran konsumen yang masih gaptek atau baru belajar jual beli online, uang telah ditransfer, produk tidak pernah sampai. Hal ini terjadi karena begitu mudahnya membuat blog gratisan. Anda bisa saja membuat blog sendiri untuk untuk melebarkan media jual beli online anda, akan tetapi jagalah kepercayaan konsumen, berikan produk yang baik, dan sampai ke tujuan dengan baik. Pelayanan yang baik dari anda sebagai penjual akan mendapat feedback yang baik juga dari konsumen. Anda dapat meminta testimony pembeli yang merasa puas pelayanan dari anda untuk disampaikan di dinding blog, sehingga dengan adanya testimony yang baik maka calon pembeli merasa percaya dan blog anda dianggap recomended bagi mereka.

Dibandingkan menggunakan social media atau blog pribadi, Penulis lebih menyarankan menggunakan situs juak beli sebagai perantara transksi. Jual beli online akan terasa lebih nyaman bagi pembeli yang mempergunakan situs khusus jual beli. Kita tinggal mendaftar keanggotaan, menjelaska deskripsi tentang siapa dan apa saja yang dijual, dan tinggal memajang produk apa saya yang akan diperjualbelikan. Mengapa penulis lebih menyarankan jual beli perantaraan situl khusus jual beli? Tak lain adalah karena konsumen ingin merasa aman dalam bertransksi. Dengan dijembatani mediatersebut konsumen mendapat jaminan dan rasa aman, bahwa produk yang diperjualbelikan sesuai dengan deskripsi, diterima dalam keadaan baik, barulah perusahaan akan membayarkan kepada kita sesuai dengan kesepakatan. Yang menjadi nilai lebih dari situs khusus jual beli ini adalah jumlah pengunjung website tersebut yang mencapai ribuan perhari. Sudah barang tentu hal ini menjadi nilai plus bagi anda yang ingin memulai bisnis online.

Salah satu yang menjadi pengaruh besar larisnya dagangan kita adalah deskripsi produk yang jelas dan detail. Usahakan produk itu bukan sekedar gambar yang dilihat pada display saja, akan tetapi disertai deskripsi yang sesuai dengan spesifikasi, jelas detailnya, jujur apa adanya. Lengkapi dengan alamat jelas kita jika kita akhirnya dapat membuka bisnis di kemudian hari. Produk yang paling laris harus dijaga dengan baik jumlah stoknya. Kalau sempat kosong, usahakan jangan terlalu lama, sampaikan kepastian kapan produk itu tersedia. Pembeli adalah raja, maka dari itu kita harus ramah dan komunikatif agar pembeli merasa puas dan tidak berpaling ke penjual online yang lain. Ingin jualan online, jangan langsung jualan begitu saja. Tetap harus dipelajari dengan seksama agar bisnis ada berjalan jangka panjang. Semoga sukses mengembangkan bisnis anda.(adr)

 

 


Artikel Terkait

1 Komentar :

Megah Indrawati [24 Juni 2017 - 21:54:15 WIB]
"info dan tips bisnis seperti ini yang seharusnya dibaca saat online. Lebih bermanfaat
"

Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)