Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Osteoporosis Rentan dialami Wanita
Selasa, 11 April 2017-09:09:25WIB
Kategori: Kesehatan - Dibaca: 272 kali

Kejadian osteoporosis ini justru lebih banyak dialami oleh kaum wanita ketimbang kaum pria. Karena tubuh wanita diciptakan berbeda dengan pria, termasuk tulangnya. Dan pada umumnya wanita kulit putih (hispanik) dan daerah timur (ras Asia) lebih mudah menderita penyakit ini daripada wanita kulit hitam (ras Afrika). Mungkin anda sering menemukan ibu-ibu yang berjalan dengan tubuh membungkuk, bisa jadi ia terkena osteoporosis. Selain tubuh yang memendek (membungkuk) dan nyeri tulang punggung , ancaman lain osteoporosis adalah terjadinya patah tulang punggung, tangan, atau panggul. Sebagian besar mereka menyadarinya ketika penyakit ini telah parah.  Itu sebabnya penyakit ini juga sering disebut sebagai “silent disease” atau penyakit tanpa gejala.

Risiko osteoporosis pada wanita lebih tinggi daripada pria karena umumnya massa tulang wanita lebih kecil dan proses manopause pada wanita juga mempengaruhi pengeroposan tulang. Hal seperti ini disebabkan karena kadar hormon estrogen pada wanita mulai menurun pada usia 35-40 tahun sedangkan pada laki-laki kadar hormon testosteron turun pada usia 65 tahun. Padahal, hormon estrogen (hormon pada wanita), bertugas membantu mengatur pengangkutan kalsium dalam tulang pada wanita. Selain itu, wanita pun mengalami menopause yang dapat terjadi pada usia 45 tahun. Di masa menopause, produksi hormon menurun sehingga wanita kehilangan masa tulang semakin cepat. Akibatnya, di masa kini, wanita berisiko dua kali lipat terkena osteoporosis dibanding pria. Osteoporosis yang terjadi pada wanita adalah primer, yaitu orteoporosis yang disebabkan rendahnya kadar hormon estrogen seorang wanita. Jika puncak massa tulang (pada usia 30 tahun) tidak tercapai maka wanita bisa terkena penyakit osteoporosis.

Puncak tulang wanita umumnya tidak tercapai karena konsumsi kalsium rendah. Lebih spesifik, asupan kalsium orang Indonesia sangat rendah, yaitu kurang dari 300 mg (hanya 254 mg per hari), padahal seharusnya konsumsi kalsium minimal 1000 mg setiap hari. Kemudian, setelah puncak massa tulang tercapai pun tetap harus di-maintainance dengan asupan kalsium yang cukup. Karena itu, semua wanita, terutama yang menderita osteoporosis harus mengkonsumsi kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang mencukupi. Kebutuhan kalsium per hari adalah 1200-1500 mg. Sementara itu, kebutuhan vitamin D per hari adalah 400-800 unit untuk menjaga absorpsi kalsium. Konsumsi kalsium dan vitamin D juga harus seimbang. Hindari pula merokok, minum minuman beralkohol dan kafein karena karbon monoksida pada asap rokok, alkohol, dan kafein dapat menurunkan absorpsi kalsium. Cara mencegah osteoporosis akan lebih mudah dilakukan jika dibandingkan dengan mengobatinya. Hal itu dikarenakan saat seseorang terkena osteoporosis, angka penyembuhannya relatif minim dan sedikit.  Berikut ini berbagai cara pencegahan osteoporosis yang bisa anda lakukan :

1. Banyak Mengkonsumsi Kalsium

Salah satu cara yang bisa mencegah terjadinya osteoporosis adalah banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium. Dalam sehari, wanita sebaiknya mengkonsumsi susu untuk tulang atau susu tinggi kalsium. Susu biasa tidak akan bisa menjaga kepadatan tulang, terutama wanita dengan usia paruh baya ( 40 tahun ke atas ).

2.  Vitamin D

Vitamin D adalah salah satu vitamin yang diperlukan tubuh untuk kepadatan dan kekokohan tulang. Tidak hanya itu saja, mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin D dalam jumlah cukup dapat membantu kinerja tulang dalam menyerap kalsium di dalam tubuh. Banyak orang yang sudah mengkonsumsi susu tinggi kalsium setiap hari, namun kalsium tersebut tidak bisa terserap maksimal karena tidak diimbangi dengan konsumsi vitamin D cukup setiap harinya.

3. Olahraga

Penderita osteoporosis yang telah mengalami pengeroposan tulang dan pengapuran tulang sangat dilarang untuk melakukan olahraga yang berat. Hal itu bisa menyebabkan kondisi tulang akan semakin buruk. Anggapan penderita osteoporosis banyak yang salah dikarenakan mereka mengira olahraga yang baik untuk penderita osteoporosis adalah olahraga angkat beban berat sehingga tulang akan terlatih dengan kinerja yang berat. Bisa kita bayangkan, bagaimana payahnya tulang yang sudah keropos harus disuruh olahraga yang berat, bisa-bisa mengalami patah tulang mendadak. Olahraga yang disarankan bagi penderita osteoporosis adalah jalan sehat dan jogging. Kedua olahraga tersebut baik bagi penderita osteoporosis dan cara untuk mencegah osteoporosis. Dengan melakukan olahraga tersebut secara rutin, tulang akan menjadi padat dan kuat sehingga terhindar dari bungkuk.

4. Makanan Sehat

Ada berbagai macam makanan sehat yang bisa digunakan untuk membuat kepadatan tulang terjaga. Makanan tersebut adalah Ikan, Dagung Unggas, Telur, Kacang-kacangan, Buah-buahan, Ragi, Makanan Omega 3.

5. Pola Hidup Sehat

Menjaga pola makan adalah salah satu cara menjalankan pola hidup sehat yang paling mudah, adapun cara nya yaitu seperti  Tidur atau istirahat yang cukup, melakukan olah raga yang rutin, dan hindari makanan junkfood, minuman alkohol, rokok

6. Vitamin K

Vitamin K juga bermanfaat untuk cara mencegah osteoporosis. Vitamin K banyak ditemukan pada sayuran hijau seperti kangkung, sawi dan juga bayam.

7. Teh Hijau

Selain untuk kecantikan dan juga diet, teh hijau memiliki manfaat untuk mencegah osteoporosis. Hal itu dikarenakan kandungan di dalam teh hijau bisa membuat tulang menjadi padat terutama tulang yang ada di bagian pinggul

8. Berat Badan Ideal

Berat badan yang ideal adalah salah satu cara untuk bisa membuat terhindar dari osteoporosis. Hal itu dikarenakan orang yang memiliki berat badan kurang bisa mengalami berbagai macam penyakit,

9. Mengecek Kepadatan Tulang

Salah satu cara mencegah osteoporosis yang efektif  adalah dengan rutin memeriksakan kondisi tulang anda. Banyak orang yang mendapati dirinya terkena osteoporosis dengan cara ini. (idl) 

 


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)