Banner_BKP2D_2017.jpg hut.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA
ATAS BERPULANGNYA KERAHMATULLAH
SDR. MUSWAR,
PEJABAT LURAH KELURAHAN SEIKIJANG KECAMATAN BANDAR SEIKIJANG,
SEMOGA AMAL IBADAH BELIAU DITERIMA DI SISI ALLAH SWT,
AAMIIN YAA RABBAL 'AALAMIIN....
 
 

Kalender

Bijak Berbelanja Online
Rabu, 13 Juli 2016-10:41:07WIB
Kategori: Tips & Trik - Dibaca: 918 kali

Zaman yang semakin maju menyebabkan semua orang  ingin melakukan berbagai hal dengan praktis. Kemajuan teknologi multimedia membuat berbagai hal semakin mudah. Sekarang hampir setiap orang dapat bertransaksi secara online kapan saja dan di mana saja.

Media internet membuka peluang bagi penjual memasarkan berbagai produk tidak terbatas pada negerinya saja, bahkan dari konsumen luar negeri dapat dengan mudahnya melakukan transaksi dengan mereka. Konsumen yang beragam dengan smartphone di genggaman dengan sangat mudah memesan hingga membayar transaksi tersebut hanya dalam hitungan detik saja. Begitu mudahnya transaksi online ini, hingga semakin melebarkan sayap para penjual hingga ke polosok negeri.

Transaksi online di masa lalu

Anda tentu mengira transaksi secara online baru ditemukan di abad 20-an, akan tetapi transaksi online bukanlah  barang baru. Sebenarnya transaksi online telah dilakukan sejak dulu sekali, ketika teknologi komunikasi telah menghubungkan antar satu dengan lainnya.  Istilah online muncul di saat koneksi komunikasi telah terhubung antar satu dengan lainnya baik dengan media kabel maupun media radio. Jadi sebenarnya dengan ditemukannya teknologi  komunikasi telepon kabel maupun teknologi tanpa kabel seperti menggunakan sandi morse ataupun peralatan frekwensi radio, transaksi online telah dilakukan.

Pemanfaatan transaksi online di masa lalu dilakukan oleh kalangan terbatas, mengingat pada masa itu komunikasi dua arah membutuhkan biaya yang cukup besar, dan tidak setiap kalangan yang memilikinya. Contoh transaksi online di masa lalu seperti transaksi antar negara untuk pembelian bahan makanan, transaksi logam, transaksi persenjataan, dan lain-lain. Transaksi antar negara ini dilakukan dengan sangat hati-hati serta penuh pertimbangan. Transaksi antar negara ini menggunakan media frekwensi radio, apakah dengan sandi morse maupun komunikasi suara dengan alat penerima khusus.

Hal yang berbeda transaksi online di masa lalu dengan saat ini adalah metode transaksinya. Di masa lalu media komunikasi hanya sebagai perantara penjual dengan pembeli untuk melakukan penjelasan barang oleh penjual dan pemesanan barang oleh pembeli, sedangkan pembayaran dilakukan setelah barang diterima dengan baik dan dibayarkan melalui kurir yang mengantarkan pesanan tersebut.  Hal yang tidak mengenakkan adalah ketika barang sampai di tujuan, ternyata kondisi barang tidak seperti yang diinginkan, dan konsumen tidak mau menerima serta membayar barang hasil transaksi tersebut. Hal ini berujung pada penggantian barang bahkan pembatalan transaksi, padahal transaksi tersebut dilakukan dengan jarak yang sangat jauh.

Trend Transaksi online

Akhir-akhir ini transaksi online semakin besar peminatnya. Setiap harinya ada saja pembeli yang melakukan pemesanan barang kepada penjual hingga membayarnya saat itu juga. Hal ini berbeda jauh dengan transaksi online di masa lalu. Media komunikasi dan perbankan yang semakin canggih membuat berbagai hal dengan mudahnya terwujud.

Dulunya sebagian besar orang takut untuk bertransaksi online. Hal ini sangat wajar terjadi. Para konsumen memiliki rasa takut yang cukup tinggi jika bertransaksi di dunia maya, barang yang dipesan tidak seperti yang mereka bayangkan. Banyak sekali pada masa itu konsumen yang kecewa ternyata barang yang dipesan tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Tak jarang penjual menjual barang tidak sesuai dengan spesifikasi layaknya yang mereka promosikan di internet. Selain itu transaksi yang telah dibayar tidak pula mau dikembalikan barang serta mengembalikan uangnya jika konsumen merasa kecewa atau tidak cocok dengan barang yang mereka pesan. Dengan seringnya mendengar kekecewaan konsumen lain atas transaksi online mereka, menyebabkan konsumen baru takut untuk melakukan transaksi

Sekarang transaksi online telah berubah semakin baik. Pemanfaatan teknologi melalui smartphone sudah semakin tinggi. Hal ini membuka mata para penjual membidik peluang besar akan hal ini. Para penjual berbenah diri menghapus ketakutan konsumen untuk melakukan transaksi online. Mindset konsumen yang selama ini menganggap transaksi online sangat ribet serta beresiko besar sedikit demi sedikit telah berkurang. Bahkan sekarang transaksi online menjadi gaya hidup baru bagi setiap kalangan.

Calon pembeli tidak harus langsung melakukan eksekusi atas transaksi yang mereka inginkan. Mereka dapat melihat-lihat dahulu serta membandingkan antar barang yang satu dengan lainnya untuk dapat dilihat dan dicermati model barang serta harganya dengan penjual lain. Selain itu barang yang diinginkan dapat dipersiapkan di keranjang saat anda belum memiliki uang, hingga akhirnya cukup dan anda dapat membelinya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Bagi konsumen baru yang ingin bertransaksi online tentu memiliki  banyak pertimbangan sebelum melakukan eksekusi. Akan tetapi jika telah berhasil anda cenderung melakukannya dengan intens. Hal yang perlu anda perhatikan adalah anda harus benar-benar memahami bahwa transaksi online tidak serta merta pesan barang, lalu bayar transaksi begitu saja. Anda tentu tidak ingin kecewa atas transaksi yang telah anda lakukan.

Berikut langkah-langkah yang perlu anda perhatikan untuk transaksi tersebut

     1.      Perhatikan Website yang anda tuju

Sekarang telah banyak perusahaan yang menjadi media transaksi online. Ada perusahaan yang memang langsung menjual barang milik mereka sendiri kepada konsumen, bahkan ada pula perusahaan yang menjembatani penjual dengan pembeli bertransaksi hingga selesai transaksi.

Berdasarkan pengalaman, transaksi online melalui perusahaan tipe kedua cukup baik, karena perusahaan tersebut merupakan penghubung yang tidak akan membayarkan transaksi kepada penjual sebelum barang diterima dengan baik oleh konsumen. Sedangkan pada perusahaan tipe pertama, anda harus cukup hati-hati dalam bertransaksi. Pilihlah perusahaan dengan domain website yang cukup terkenal dan telah banyak konsumen yang merasa puas bertransaksi dengan mereka.

Jika link website yang anda tuju tidak begitu terkenal, anda harus berhati-hati. Salah satu tips yang dapat anda terapkan yaitu jangan sampai anda bertransaksi dengan penjual yang menggunakan domain gratisan. Salah satu contoh domain gratisan yaitu domain yang dibuat melalui blogspot.com. Jika anda bertransaksi dengan domain tersebut, anda hendaknya waspada, karena siapa saja dengan mudahnya bisa membuat website gratisan tersebut. Setidaknya anda bertransaksi dengan penjual dengan domain berbayar seperti website yang domainnya berakhiran .com atau .id. karena penjual dengan dengan domain ini cukup serius website yang berbayar dengan harga yang tidak murah.

     2.      Perhatikan spesifikasi barang  yang ingin dibeli

Anda tidak ingin barang yang telah anda pesan tidak sesuai dengan harapan anda bukan? Maka dari itu anda harus benar-benar membaca spesifikasi barang yang anda inginkan tersebut. Penjual yang serius akan menyampaikan spesifikasi barang dengan mendetail, seperti warna, dimensi, ketersediaan produk, dan lain-lain.

Jika ada fotonya, perhatikan fotonya dengan seksama. Lihat apakah penampilan fisik barang tersebut telah memenuhi kriteria yang anda inginkan. Perhatikan gambar dari segala sisi hingga anda yakin barang tersebut layak untuk anda beli.

     3.      Siapkan dana dengan bijak

Barang dan penjual yang bervariasi tentunya harga barang bervariasi pula. Pilihlah barang yang menurut anda sesuai dengan dana yang anda miliki. Jika anda ingin bertransaksi barang dengan harga yang murah, konsekuensinya barang yang anda beli tentu sesuai juga dengan harganya.

Anda pun jangan terburu-buru membayar barang tersebut jika penjual yang menjual barang yang sama bukan hanya satu perusahaan. Anda bandingkan dulu harganya hingga anda menemukan yang sesuai. Tidak jarang orang yang bertransaksi online menyesali belanjaannya yang ternyata di penjual lain menjual barang yang sama dengan harga yang jauh lebih murah,

     4.      Jangan sampai kebablasan

Mudahnya bertransaksi online akan membuat konsumen ketagihan, apalagi selama transaksi jarang sekali kecewa terhadap barang yang dipesan. Maka dari itu anda harus bijak berbelanja. Jangan karena terlalu mengkikut trend, sedikit-sedikit berbelanja online, dan akhirnya anda kecanduan transaksi online berlebihan hingga waktu dan uang anda habis begitu saja.

Bertransaksi online memang mudah dan praktis, tapi anda tetap harus bijak melakukannya, dan jangan sampai lupa dunia karena keasyikan transaksi online di dunia maya.


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)