Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Antara Sampah Dan Kesehatan
Sabtu, 16 Juli 2016-10:41:07WIB
Kategori: Kesehatan - Dibaca: 739 kali

SAMPAH....pernakah anda mendengar kata sampah? Mungkin tidak asing lagi kata-kata tersebut  bagi kita. Bahkan kita sering kali menemui anjuran Buanglah sampah pada tempatnya. Ya sampah.....sampah adalah buangan yang dihasilkan dari proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi, yang telah dibuang oleh pemiliknya atau sipemakai semula. Sebagian berpendapat bahwa sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik yang bersifat  dapat terurai atau tidak dapat terurai yang sudah tidak berguna lagi dan dibuang kelingkungan. Sampah berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, pasar dan lain sebagainya. Terkadang kita tidak menyadari bahwa sampah sangat berdampak tidak sehat bagi lingkungan bahkan dapat menimbulkan udara atau aroma tidak sedap untuk dihirup.

SAMPAH merupakan masalah yang besar dan hampir seluruh daerah mengalami masalah ini. Sampah selalu menjadi masalah rata-rata setiap harinya kota-kota besar di indonesia menghasilkan puluhan ton sampah. Sampah-sampah itu diangkut oleh truk-truk khusus dan dibuang atau ditumpuk begitu saja di tempat yang sudah disediakan tanpa apa-apakan lagi, bahkan sebagian warga hanya membuang sampah dipingir jalan dan sebagian dikali atau disungai begitu saja. Dari hari ke hari sampah itu terus menumpuk dan terjadilah bukit sampah seperti yang sering kita lihat. Tumpukan sampah tersebut sangatlah mengganggu warga disekitarnya, selain baunya yang tidak sedap sampah juga juga sangat berdampak buruk bagi kesehatan dan juga mendatangkan wabah penyakit.

Tahukah anda dampak dari sampah, dampak sampah dan lingkungan sangatlah besar. Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sampah merupakan dampak besar bagi lingkungan warga, baik bagi kesehatan, pencemaran udara dan lain sebagainya. Namun seiring peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang begitu besar.

KESEHATAN adalah paling utama dan KESEHATAN adalah sesuatu yang sangat berguna bagi kehidupan, ya....sehat adalah modal utama untuk melakukan segala aktifitasnya. Sehat merupakan sejahtera badan jiwa dan sosial yang memungkinkan seseorang setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Untuk mengurangi sampah yang berdampak  terhadap kesehatan maka diperlukan lokasi dan pengelolaan sampah yang baik dan benar dan cocok terhadap lingkungan.

Cara-cara membuang sampah yang baik dan benar, yaitu :

      a.      Membuang sampah pada tempatnya atau tempat sampah.

      b.      Membedakan tempat pembuangan sampah yang organik dan

            anorganik.

      c.       Menutup bak sampah untuk menghindari bau dan lalat.

      d.      Memendam atau menimbun sampah organik ke dalam tanah.

      e.      Mendaur ulang sampah-sampah anorganik. Tujuannya adalah menambah nilai ekonomis.

 

SAMPAH sangat berdampak terhadap KESEHATAN, jika kita tidak membuang sampah pada tempatnya dan pengelolaanya dengan baik maka akan menjadi sumber dari penyakit, penyakit tersebut diantaranya:

  • Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus ayng berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum. Penyakit demam berdarah juda dapat meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaann sampahnya kurang memadai.
  • Penyakit jamur mudah menyebar (jamur kulit)
  • Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan.

SAMPAH juga berdampak terhadap lingkungan, jika lingkungan kotor maka tidak sedap dipandang mata. Yang namanya juga sampah selalu merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar, dan sampah ynag dibuang dengan sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ke lingkungan akan menimbulkan dampaknya, dampak terhadap manusia akan menurunkan kesehatannya, disamping itu juga sampah dapat mengurangi estetika, sekaligus berdampak terhadap lingkungan baik ekosistem perairan maupun ekosistem darat. Penguraian sampah yang di buang kedalam air akan menghasilkan asam organik dan gas cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini pada konsentrasi tinggi dapat meledak.

 

Teknik Pengelolaan Sampah

Pengelolaan sampah adalah semua kegiatan yang dilakukan dalam menangani sampah sejak ditimbulkan sampai dengan pembuangan akhir. Secara garis besar, kegiatan di dalam pengelolaan sampah meliputi pengendalian timbulan sampah, pengumpulan sampah, transfer dan transport, pengolahan dan pembuangan akhir. Terdapat beberapa teknik tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya, beberapa yang paling umum diantaranya adalah:

Dengan konsep 3 R

Pengertian pengelolaan sampah 3R secara umum adalah upaya pengurangan pembuangan sampah, melalui program menggunakan kembali (Reuse), mengurangi (Reduce), dan mendaur ulang (Recycle).

  1. Reuse (menggunakan kembali) yaitu penggunaan kembali sampah secara langsung,baik untuk fungsi yang sama maupun fungsi lain.
  2. Reduce (mengurangi) yaitu mengurangi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah.
  3. Recycle (mendaur ulang) yaitu memanfaatkan kembali sampah setelah mengalami proses pengolahan. 

SAMPAH sangat erat kaitannya dengan KESEHATAN masyarakat karena sampah merupakan tempat kehidupan berbagai mikroorganisme penyebab penyakit (bakteri patogen) dan juga serangga sebagai pemindah dan penyebar penyakit (vektor). Oleh sebab itu sampah harus dikelola dengan baik agar tidak mengganggu atau mengancam kesehatan masyarakat.

Bencana sampah bila tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan:

  •        Longsor tumpukan sampah
  •        Sumber penyakit
  •        Pencemaran lingkungan
  •        Menyebabkan banjir.

Namun pada kenyataannya, Cara pengendalian sampah yang paling sederhana dan efektif adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. Peran Pemerintah dalam hal ini juga sangat diperlukan, dengan peraturan-peraturan dan sangsi-sangsi yang ada, diharapkan bisa meminimalkan perusakan lingkungan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Mari bersama-sama kita menjaga kebersihan lingkungan dari sampah, buanglah sampah pada tempatnya, bersih itu sebagian dari pada iman, bersih adalah pangkal sehat, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan lingkungan yang sehat, cintai kebersihan lingkungan anda seperti anda mencitai diri anda sendiri, ingatlah bahwa kebersihan pangkal dari kesehatan, hidup sehat berawal dari diri kita, cintailah hidup bersih dan sehat bebas dari sampah.

semoga bermanfaat...amiiin...terimakasih


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)