Banner_BKP2D_2017.jpg Banner_Dirgahayu_RI_Ke-74.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Tetap Sehat dan Bugar Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan bagi Pekerja Berat
Selasa, 28 Juni 2016-08:24:19WIB
Kategori: Kesehatan - Dibaca: 575 kali

Puasa di Bulan Ramadhan merupakan salah satu Rukun Islam yang keempat yang wajib dijalankan oleh umat Islam sesuai dengan segala aturan yang telah ditetapkan.  Di dalam ajaran Islam telah dijelaskan bahwa segala tindakan yang baik akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Bagi yang bekerja tak jarang merasa lebih letih bekerja dibandingkan hari biasanya, karena yang biasanya kegiatan di waktu malam hari, selain ibadah wajib seperti Shalat Maghrib dan Shalat Isya, lebih banyak beristirahat saja atau pergi berjalan-jalan (itupun tidak lama), tapi selama bulan Ramadhan cenderung tidur lebih larut karena memaksimalkan ibadah di bulan yang penuh hikmah ini. Selain menjalankan Shalat Sunat Tarawih, kitapun termotivasi untuk melaksanakan tadarus dan memperbanyak dzikir. Lain halnya bagi orang yang telah terbiasa setiap malamnya selalu melaksanakan ibadah shalat sunat serta ibadah lainnya, puasa di bulan Ramadhan tidak berpengaruh banyak baginya.

Agar tetap bugar dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadhan, perlu disiasati dengan baik. Jangan sampai dengan alasan berpuasa, kinerja malah menurun. Kita harus memahami bahwa berpuasa ini selain karena perintah Allah SWT, juga untuk memberi kesadaran kepada untuk merasakan bahwa inilah yang dialami oleh saudara-saudara kita yang serba kekurangan. Mereka tetap harus mencari nafkah dalam keadaan haus dan lapar. Kita harus renungi itu semua, bagaimana bagi mereka yang mengalami kekurangan tersebut harus bekerja berat lapar dan dahaga dan hanya bisa makan atau minum ketika telah sampai di rumah, itu pun kalau ada yang bisa dimakan. Maka dari itu di dekat akhir bulan Ramadhan kita harus mengeluarkan zakat fitrah untuk dapat berbagi antar sesama.

Pekerjaan Bukan Alasan diringankannya Berpuasa

Bagi yang memiliki kelapangan rezeki, pada hari –hari biasa, meski haus dan lapar masih dapat membeli makanan dan minuman dengan mudahnya. Tapi ketika di bulan suci Ramadhan harus berpuasa, rasa lapar dan dahaga bagi pekerja berat cukup terasa. Bagi yang tidak terbiasa, kemungkinan batal puasa semakin besar. Padahal besarnya pahala di bulan suci Ramadhan sangat sayang untuk dilewatkan karena tidak kuat menjalankannya.

Pada dasarnya Pekerjaan apapun tidaklah menyebabkan bolehnya berbuka di bulan Ramadhan, karena berbuka hanya boleh bagi orang yang sakit dan musafir, haid, hamil dan menyusui jika keduanya  takut kepada dirinya (mudharat) atau terhadap anaknya. Orang yang bekerja tidak boleh berbuka karena dia mukim, tidak safar, dan juga dia sehat tidak sakit, dan dia tidak mempunyai udzur dari udzur-udzur yang disyariatkan yang diberi keringanan bagi orang yang berpuasa untuk berbuka.

Pekerja keras bukan termasuk dalam kategori orang yang diringankan untuk berbuka puasa. Berat atau ringannya pekerjaan bukan sebab yang meringankan orang untuk berbuka. Pekerja keras bila merasa berat menjalankan puasa,maka hendaknya mereka berusaha mencari pekerjaan lain yang memungkinkannya berpuasa dan mencari nafkah  atau waktu kerjanya dapat dialihkan ke malam hari. Bila ia tidak menemukan pekerjaan ringan sedangkan ia wajib menafkahi dirinya dan keluarganya, maka ia harus mencoba dulu berpuasa dan wajib berniat puasa sejak malam hari, kemudian bekerja seperti biasa dalam kondisi berpuasa.

Ketika ia mengalami kesulitan dan benar-benar tidak mampu melanjutkan puasa dengan isyarat tanda-tanda awal yang muncul pada fisiknya, seperti lemas sekali dan kehilangan tenaga, pada kondisi demikian ia boleh berbuka, namun wajib mengqadhanya di hari lain. Dalam kondisi tetap kuat berpuasa dan tidak mengalami kesulitan, maka wajib atasnya untuk meneruskan dan menyempurnakan puasanya hingga tenggelam matahari

Tips Kuat Berpuasa bagi Pekerja Berat

Agar kuat berpuasa bagi pekerja berat, maka perli dilakukan beberapa persiapan agar puasa tetap dapat dilaksanakan, pekerjaan tidak terganggu. Tips berikut bukan hanya bagi pekerja berat saja, tapi juga dapat diaplikasikan untuk siapa saja. Jika tidak memiliki pekerjaan berat, kebugaran tubuh dapat bermanfaat bagi anda yang ingin meningkatkan berbagai ibadah sunat lain agar Ramadhan ini mendapat berkahnya. Tipsnya adalah sebagai berikut:

       a.       Kuatkan Niat

Segala ibadah harus didahulukan dengan niat yang tulus ikhlas. Dengan niat tulus ikhlas, diiringi dengan do’a, yang Insya Allah memberikan efek positif kepada tubuh kita. Selain dengan membaca niat melakukan puasa, penulis sarankan ketika imsak anda laksanakan shalat sunat fajar, dan kemudian Shalat Fardhu Subuh, anda berdo’a kepada Allah SWT bermohon agar diberikan kekuatan menjalankan ibadah puasa meski harus bekerja berat esoknya.

Setelah beribadah, sugestikan pada diri anda bahwa insya Allah anda mampu berpuasa meski harus bekerja seberat apapun. Sugesti yang positif akan memberi dampak baik pada diri kita.

       b.      Minum lebih banyak air bagi yang bekerja berat di Panas terik

Bekerja berat akan memberi  efek dahaga sangat besar daripada rasa lapar. Pekerja berat akan mengeluarkan keringat lebih banyak, apalagi bagi yang bekerja di panas terik.

Untuk itu usahakan untuk minum air yang banyak pada saat berbuka hingga waktu sahur. Jangan dipaksa minum banyak sekaligus, karena akan kembung di lambung.

       c.       Perbanyak asupan Karbohidrat dan daging bagi yang bekerja di suhu dingin

Lain di cuaca panas, lain di udara dingin. Yang bekerja pada daerah dingin, atau sedang musim hujan, sedangkan harus bekerja pada saat itu akan lebih merasa lapar dari pada haus, untuk itu harus lebih banyak makan, dan sebaiknya mengkonsumsi daging untuk memberi energi ekstra pada saat berpuasa di kondisi tersebut

       d.      Konsumsi makanan bergizi

Mengkonsumsi makanan yang bergizi merupakan suatu keharusan. Bagi pekerja berat yang berpuasa harus mendapat asupan gizi seimbang agar kuat berpuasa, dan tidak mudah diserang penyakit.

       e.       Tingkatkan asupan serat

Mengkonsumsi serat berupa sayur dan buah sangat baik bagi pekerja berat, selain berperan untuk memperlancar pencernaan,  sayur dan buah juga memiliki kandungan antioksidan, mineral dan vitamin yang baik untuk kebugaran tubuh.

       f.       Konsumsi Multivitamin

Bila diperlukan, anda dapat konsumsi multivitamin agar kesehatan dan kekuatan selama berpuasa tetap terjaga. Gunakan multivitamin dosis rendah saja yang aman untuk dikonsumsi, jangan langsung gunakan yang dosis tinggi. Jika anda mengkonsumsi multivitamin dosis rendah tersebut hampir tidak memberi dampak pada tubuh anda, jangan langsung beralih ke multivitamin dosis tinggi. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter, sehingga dapat diketahui multivitamin apa yang baik bagi anda. Khusus item ini, harus diingat, hanya bila diperlukan saja. Penulis lebih menyarankan anda mengkonsumsi makanan yang bergizi dari pada mengkonsumsi obat, karena yang alami tetap lebih baik.

Dengan niat ibadah yang ikhlas, disertai kesiapan lahir batin, insyaAllah berpuasa bagi pekerja berat akan terasa  lebih ringan. Semoga mendapat Ridha dari Allah SWT.


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)