Banner_BKP2D_2017.jpg hut.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA
ATAS BERPULANGNYA KERAHMATULLAH
SDR. MUSWAR,
PEJABAT LURAH KELURAHAN SEIKIJANG KECAMATAN BANDAR SEIKIJANG,
SEMOGA AMAL IBADAH BELIAU DITERIMA DI SISI ALLAH SWT,
AAMIIN YAA RABBAL 'AALAMIIN....
 
 

Kalender

Sejarah dan Penggunaan Internet
Selasa, 28 Juni 2016-08:19:30WIB
Kategori: Teknologi - Dibaca: 808 kali

Akhir-akhir ini banyak perangkat atau gadget yang terhubung dengan internet. Tua, muda bahkan anak-anak sudah memiliki perangkat yang terhubung dengan internet. Internet merupakan media elektronik yang memiliki berbagai manfaat didalam peruntukannya. Penggunannya menjadi bermanfaat jika dilakukan dengan baik dan terkontrol. Tapi jika dipergunakan dengan tidak baik dengan tujuan merugikan, itu bisa saja terjadi. Sudah banyak kerugian yang terjadi akibat penggunaan internet dengan tujuan yang salah.

Sebagian besar masyarakat sudah cukup akrab dengan internet, tapi apakah anda tahu sejarah munculnya internet?

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Kejadian penting

Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentukTransmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.

Internet Di Indonesia

Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, di mana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.

Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio"[1] di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB pada tahun 1989.

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine serta chatting dengan conference pada server AIX. Tahun 1995, pemerintah Indonesia melalui Departemen Pos Telekomunikasi menerbitkan izin untuk ISP yang diberikan kepada IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya dan Radnet pimpinan BRM. Roy Rahajasa Yamin.

Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).

Penerapan internet dalam kehidupan sehari-hari

Kemajuan teknologi internet sangat luar biasa. Bertahun-tahun yang lalu tidak ada yang membayangkan internet dapat dioperasikan sedemikian mudahnya hingga anak kecil sekalipun bisa mengoperasikannya. Berikut beberapa penerapan internet dalam berbagai aspek kehidupan saat ini:

·         Sebagai Sarana Informasi

Anda dapat mengetahui berita dengan lebih update dibandingkan menggunakan koran manual yang harus dicetak terlebih dahulu, baru kita bisa membacanya.

Akan tetapi sejumlah media seringkali terburu-buru menyampaikan beritanya demi menjadi media terdepan. Akan tetapi belum dikonfirmasi kebenarannya, sudah diberitakan. Maka tak jarang beberapa berita harus dicek dulu kebenarannya. Bahkan tak jarang hal ini juga terjadi pada media terkenal. Untuk itu segala berita yang ada di internet tetap harus disikapi dengan bijak oleh pembaca.

·         Media Komunikasi

Dulu kita hanya mengenal Pesawat telepon, berkirim surat atau media telegram untuk berkomunikasi jarak jauh, tapi sekarang internet dibekali berbagai fasilitas yang mendukung komunikasi jarak jauh. Mengirim surat dalam bentuk elektronik (e-mail), pesan singkat (chating), hingga video call. Banyak penemuan baru dengan menggunakan media internet. Komunikasi semakin praktis dan semakin nyata.

·         Media kerja

Dengan media yang canggih, pekerjaan pun semakin dipermudah. Pekerjaan pun bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Teknologi yang semakin canggih ini membuat pekerjaan bisa dilakukan dalam genggaman.

·         Media perbankan

Dunia perbankan semakin fleksibel. dengan adanya internet, maka sistem keuangan pada mesin ATM dapat bekerja sesuai dengan tujuannya. Tanpa dukungan internet, dunia perbankan masih menggunakan sistem manual, yang transaksinya harus pada hari kerja saja. Dengan adanya internet, mesin dapat mendeteksi data nasabah dan memprosesnya sesuai keperluan transaksinya. Ditambah lagi sekarang sudah ada –e-banking, proses transfer pun lebih praktis.

·         Transaksi On-Line

Siapa sangka, berbelanja bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja? Kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder dengan mudahnya dilakukan melalui media jual beli on-line. Belum lagi dengan didukung fasilitas e-banking, bagi yang memiliki saldo di tabungannya langsung bisa transaksi saat itu juga.

  • Keberadaan internet bisa mempermudah atau mempercepat suatu pekerjaan. Misalnya, ada suatu data dari satu kantor yang harus diserahkan pada kantor lain, penyerahan ini bisa memanfaatkan media surat elektronik (email) yang tentunya menggunakan internet.
  • Dalam hal pergaulan, internet juga punya peranan yang sangat besar. Banyaknya forum dan jejaring sosial saat ini yang bisa membantu siapa saja untuk menambah pergaulan. Ini juga merupakan salah satu manfaat internet bagi masyarakat. Manfaat jejaring sosial juga tak hanya menambah pergaulan, tapi juga mempererat pertemanan dan membuat kita berlatih untuk bersosialisasi lebih baik.
  • Mengontrol perangkat jarak jauh

Siapa sangka teknologi internet bisa mewujudkan impian penggunanya yang selama ini hanya menjadi khayalan semata? Jika kita telah mengkoneksikan beberapa perangkat secara elektronik, kita bisa mengawasi rumah dengan menggunakan cctv yang terpasang pada sejumlah titik pemasangan di rumah dan melihatnya melalui handphone di genggaman? Mengoperasikan perangkat elektronik di rumah dengan perintah yang diprogram melalui laptop atau handphone? Bahkan bisa mengontrol komputer lain pada jarak jauh dengan menggunakan internet? Semua sudah bisa dilakukan, dengan syarat semua perangkat masih terkoneksi pada jaringan yang kita gunakan.

Menggunakan perangkat internet harus dilakukan dengan bijaksana. Siapa sangka peralatan yang awalnya untuk keperluan militer, kini dapat diterapkan dalam berbagai aspek? Demikian beberapa pengetahuan tentang internet serta penerapannya dalam kehidupan kita.


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)