Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

SDM dan Perencanaan yang Matang, Modal Penting dalan Menjalankan Pemerintahan
Selasa, 28 Juni 2016-08:11:39WIB
Kategori: Pengetahuan - Dibaca: 640 kali

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aspek penting dalam suatu sistem organisasi, termasuk organisasi pemerintahan daerah. Bahkan dapat dikatakan bahwa aspek Sumber Daya Manusia menjadi faktor penentu bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah, terlebih pada era otonomi daerah saat ini. Sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 yang kemudian disempurnakan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, setiap daerah memiliki kebebasan dan tanggung jawab untuk memajukan daerahnya maka pada era otonomi saat ini pemerintah daerah (dalam hal ini adalah pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota) memiliki kewenangan yang lebih luas dalam merencanakan dan mengelola pembangunan di wilayah administrasi yang menjadi kewenangannya.

Pemerintah didalam merekrut Aparatur Sipil Negara telah memberi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan dalam rangka menjalankan Pemerintahannya. Untuk itu baik atau buruknya kinerja Sumber daya aparatur yang ada berpengaruh besar didalam menjalankan roda pemerintahan, baik pemerintahan daerah maupun pemerintahan pusat.

Kewenangan dan Konsekuensinya

Untuk skala pemerintah kabupaten, kewenangan ini mencakup seluruh bidang pemerintahan, kecuali politik luar negeri, pertahanan dan keamanan, peradilan, agama, serta kewenangan bidang lainnya. Hanya saja definisi kewenangan bidang lainnya ternyata masih sangat luas, sebab mencakup perencanaan dan pengendalian pembangunan nasional secara makro, dana perimbangan keuangan, sistem admministrasi negara dan kelembagaan perekonomian negara, pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia, pendayagunaan sumber daya alam serta teknologi tinggi strategis, konservasi dan standarisasi nasional.

Terlepas dari itu, pemberian kewenangan yang lebih luas tersebut berkosekuensi pada perlunya kapasitas daerah yang memadai untuk melaksanakannya. Dalam hal ini di samping dukungan dana maupun prasarana dan sarana, dibutuhkan pula dukungan ketersediaan Sumber Daya Manusia yang mencukupi sekaligus andal dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya. Bahkan aspek Sumber Daya Manusia ini merupakan aspek terpenting, karena bagaimanapun aspek Sumber Daya Manusia yang menentukan proses pembangunan daerah.

Strategisnya aspek Sumber Daya Manusia juga ditegaskan pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-pokok Kepegawaian, sebagai tidak lanjut dari berlakunya otonomi daerah di bidang aparatur Negara (pegawai negeri sipil), dijelaskan di dalamnya bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan unsur aparatur negara yang bertugas sebagai abdi bagi masyarakat, memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka meningkatkan upaya-upaya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

 

Selaras dengan hal tersebut maka dibutuhkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang professional, bertanggung jawab jujur dan adil yang didukung oleh upaya pembinaan serta pengembangan Sumber Daya Manusia pegawai.

Proses pembinaan dan pengembangan SDM pegawai tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari proses manajemen SDM pegawai. Terkait dengan hal ini, Undang-Undang No 43 Tahun 1999 Pasal 1 angka 8 menjelaskan bahwa manajemen Pegawai Negeri Sipil adalah keseluruhan upaya-upaya untuk meningkatkan efisiensi dan derajat profesionalisme penyelenggaraan tugas, fungsi dan kewajiban kepegawaian yang meliputi perencanaan, pengadaan, pengembangan, kualitas, penempatan, penggajian, kesejahteraan dan pemberhentian. Manajemen Pegawai Negeri Sipil ini diarahkan untuk menjamin penyelenggaraan tugas pemerintah dan pembagunan secara berdayaguna dan berhasil guna. Manajemen Pegawai Negeri Sipil dilakukan oleh pejabat Pembina Kepegawaian, dengan tujuan untuk menghasilkan Pegawai Negeri Sipil yang profesional, bertanggung jawab, jujur dan adil melalui pembinaan yang dilaksanakan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititik beratkan pada sistem prestasi kerja.

Perencanan serta Strategi

Agar berbagai aspek manajemen Pegawai Negeri Sipil tersebut dapat dikelola dan dilaksanakan dengan baik/optimal, maka proses pengelolaan yang dilakukan secara konvensional/manual sudah tidak efektif dan efisien. Apalagi dengan memperhatikan bahwa proses pengelolaan tersebut mencakup personil Pegawai Negeri Sipil dalam jumlah yang banyak (walaupun dalam lingkup kabupaten) dan bahkan terdapat indikasi bahwa jumlah Pegawai Negeri Sipil di tingkat kabupaten/kota justru semakin meningkat pasca berlakunya otonomi daerah.

Untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat atau pihak yang berkepentingan tidak hanya harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia dan kuantitas aparat yang dibutuhkan tetapi juga harus adanya serta sarana dan prasarana dan suatu sistem teknologi dan manajemen yang menunjang pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Selain itu pemerintah pusat telah mengarahkan semua elemen yang ada agar membuat perencanaan serta Tugas Pokok serta Fungsi yang tepat sesuai dengan jabatan maupun peruntukannya di setiap instansi yang ada. Pemerintah selalu mengarahkan kepada seluruh sumberdayanya agar dapat berkembang di dalam masyarakat  dengan mengadakan inovasi-inovasi yang mutakhir agar dapat diterapkan dalam menjalankan roda pemerintahan

Terobosan perlu dilakukan agar dapat mempercepat atau mengefektifkan pelayanan kepada masyarakat. Terobosan tersebut perlu dipersiapkan dengan matang dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pihak terkait, apakah itu perlu atau tidak, apakah itu lebih baik daripada sebelumnya, atau apakah lebih tepat menggunakan sistem lama, pemerintah tentu harus mengkaji dengan matang agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Perencanaan dalam sebuah Pemerintahan merupakan hal penting yang harus dilakukan agar program-program tersebut dapat menunjang terlaksananya tujuan dari Pemerintah yang tentunya ditentukan bagaimana cara seorang manager menyusun sebuah perencanaan tersebut. Seperti halyang yang dikatakan oleh Stephen Robins dan Mary Coulter perencanaan adalah sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengoordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi.

Melalui sebuah perencanaan, Pegawai dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan instansi. Perencanaan menghasilkan usaha yang terkoordinasi, dimana dengan sebuah perencanaan seorang manager dengan sendirinya akan bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan termasuk dalam mengarahkan anggotanya dalam target yang ditentukan. Sehingga pegawai dapat bekerja sesuai arah koordinasi atasan yang tidak terlepas dari perencanaan awal. Akhirnya Pegawai akan melakukan apaupun untuk mencapai sasaran program.

Perencanaan harus dipersiapkan dua langkah yaitu jangka pendek serta jangka panjang. Untuk jangka pendek harus terkontrol dengan baik, sehingga pemerintah dapat melihat dampak dari perencanaan tersebut. Apabila dalam jangka pendek tersebut didapati sejumlah kendala, maka harus segera dikaji langkah apa yang harus diambil untuk penanganannya.

Perencanaan yang dibuat dapat mengurangi ketidakpastian dengan mendorong pemerintahan untuk melihat arah kedepan. Artinya Pemimpin pada suatu instansi dapat mengantisipasi perubahan, mempertimbangkan dampak perubahan, dan menyusun tanggapan yang tepat terhadap perubahan tersebut. Perencanaan juga dapat menjelaskan akibat dari berbagai tindakan yang mungkin dilakukan oleh semua elemen yang ada dalam rangka menanggapi perubahan.

 Perubahan pola pikir serta strategi, dan kinerja aparat yang baik diharapkan dapat mempercepat pembangunan suatu daerah. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki diharapkan dapat memacu pembangunan kearah yang lebih baik di masa depan.


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)