Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Merawat Anak Untuk Wanita Bekerja
Selasa, 20 Januari 2015-10:53:22WIB
Kategori: Pengetahuan - Dibaca: 1241 kali

Anak adalah anugerah bagi pasangan suami isteri dalam mengarungi kehidupan rumah tangganya. Anak juga merupakan generasi penerus suatu keluarga. Kehidupan kita akan bahagia bila ada nya anak sebagai penghibur, pengobat hati dan semangat hidup kita. Anak tidak lepas dari ikatan bathin seorang ibu. Dimana seorang ibu, mulai dari mengandung, melahirkan hingga menyusui sangat berperan penting bagi anaknya hingga kelak menjadi tumbuh dewasa. Peran ibu disini sangat lah berpengaruh terhadap anaknya.

Walaupun kita seorang ibu yang bekerja harus tetap memperhatikan perkembangan anak-anaknya. Disini Penulis menghimbau kepada kita orang tua walaupun kita bekerja namun kita harus tetap merawat dan mendidik anak-anak kita. Bekerja bagi seorang wanita, disini penulis mengajak kita semua (wanita bekerja)  yang telah menikah dan mempunyai anak, tetap bisa menjaga dan merawat anaknya. Karena merawat dan membesarkan anak bukanlah hal yang mudah apabila kedua orang tuanya bekerja. Termasuk dalam cara mengawas anak- anak kita adalah masalah yang utama.

Banyak wanita bekerja lalai atas ketidakmampuannya mendidik anak dan mendisiplinkan anak- anak mereka. Sibuk sering  menjadi alasan bagi wanita bekerja.
Banyaknya ibu bekerja pada masa kini memunculkan dilema antara pekerjaan dan rasa bersalah terhadap anak karena tidak memberi perhatian kepada mereka sepenuhnya.

Untuk mengatasinya beberapa Tips cara membesarkan dan merawat anak bagi suami istri bekerja dibawah ini dapat anda pelajari :


 
a. Waktu

 

Waktu adalah tonggak penyangga pengasuhan yang baik. Di samping itu Hubungan orang tua - anak yang baik memerlukan waktu yang memungkinkan mereka berkumpul secara fisik. Tidak berjam-jam. Yang penting, orang tua secara konsisten meluangkan waktu bersama anak-anak hampir setiap hari. Ketika bersama mereka, jauhkan gangguan dan konsentrasikan perhatian kita kepada mereka. Waktu adalah tonggak penyangga pengasuhan yang baik.

b. Menjadi Pendengar yang baik untuk anak-anak.

Menjadi pendengar yang baik untuk anak kita merupakan hal yang sangat di inginkan anak- anak. Hal sekecil apapun akan menjadikan anak memiliki rasa percaya yang tinggi apabila orang tuanya selalu memperhatikan dan mendengar apa –apa yang di sampaikannya.Sebaliknya, kalau orangtua merendahkan gagasan anaknya atau "rajin" mengkritik kata-katanya, anak itu akan menarik diri dan memilih lebih dekat pada teman. Karenanya, jika ingin memiliki pengaruh dalam kehidupan anak, jadilah pendengar yang baik. Mereka akan menerima bila kita membantu mereka memecahkan masalah.

c. Tentukan harapan yang jelas

Tanggung jawab yang tinggi kita berikan kepada anak-anak agar mereka memiliki perilaku yang baik. Dengan memberitahukan anak apa yang kita harapkan darinya akan membentuk perilaku yang baik. Serta melibatkan mereka dalam pekerjaan sehari- hari dan membantu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Dengan begitu mereka senang dilibatkan dan berperan serta dalam urusan rumah tangga maka akan tumbuh kepribadian dan etika dalam bekerja.

d. Jangan membiarkan rasa bersalah

Kebanyakan orang tua merasa bersalah karena bekerja seharian diluar rumah. Mereka membiarkan anak – anaknya berperilaku buruk atau kurang disiplin akibat kurangnya perhatian dari orang tua yang sibuk bekerja di luar rumah.Maka kita selaku orang tua harus tegas terhadap perilaku anak- anaknya.

e. Jangan menggantikan kasih sayang atau waktu dengan uang

Dengan kesibukan bekerja kita selaku orang tua secara tidak langsung mengajarkan anak- anak kita hidup mandiri. Dengan itu kita orang tua menilai semuanya dengan uang, anak –anak hanya diberikan fasilitas dan uang untuk pengganti kasih sayang dan waktu kita selaku orang tua kepada anak- anaknya. Disini penulis berusaha untuk  berusaha agar sesuatu yang diperoleh melalui bekerja akan lebih terasa nilainya.

f. Jangan terlalu sering gonta-ganti pengasuh

Cermat dalam memilih pengasuh sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan dan psikologis sang anak. Kebutuhan Psikololgis yang penting pada anak adalah bahwa ia terasuh dengan baik dan penuh kasih secara terus-menerus. Oleh karena itu kita memerlukan pengasuh. Dengan menggunakan pengasuh, kecemasan kita akan berkurang selama kita bekerja. Namun sebelum menyerahkan anak pada seorang pengasuh, berikanlah kesempatan untuk terciptanya keakraban dan kedekatan antara anak dan si calon pengasuh. Sering gonta-ganti pengasuh dapat membahayakan anak.

g. Kuncinya:pengawasan

Sering kali setiap anak yang ditinggalkan orang tuanya, banyak anak yang terjerumus dalam masalah. Anak-anak sejak dilahirkan tidak begitu saja tahu, mana perilaku baik, mana yang buruk. Mereka perlu kita bimbing dan diajari dan kemudian diawasi. Hal ini sangat penting bagi kita selaku orang tua untuk mengetahui dimana anaknya, sedang bersama siapa, dan sedang apa. Kadang kala anak sering mengeluh kalau ia selalu diawasi terlalu ketat. Tetapi anak-anak yang tidak diawasi juga sering merasa, orang tua tidak peduli dengan mereka.

h. Beri perhatian lebih saat ia baik

Jika kita menginginkan anak berperilaku baik, berilah perhatian yang sekecil apapun dan perhatian pada hal- hal yang yang kita sukai dari mereka. Sebaliknya, jauh lebih sulit untuk memperhatikan perilaku baik mereka. Kalau anak merasa diabaikan, secara bawah sadar ia akan berperilaku salah untuk menarik perhatian kita. Memperhatikan mereka sewaktu mereka baik memang memerlukan usaha.

i. Hukuman itu untuk mendidik

Jangan coba pernah menghukum anak ketika kita sendiri tidak dapat mengontrol diri kita. Kita selaku orang tua yang bekerja diluar rumah cendrung mengalami kelelahan dan mudah marah serta jengkel bila melihat tingkah laku dan perbuatan anak kita kurang berkenan atau berperilaku buruk. Gunakan hukuman untuk mendidik, bukan untuk melampiaskan kemarahan.


j. Berikan teladan dalam relasi

Anak merasa paling aman jika melihat orang tua saling memperlakukan pasangannya dengan baik. Maka hal terbaik yang dapat kita lakukan bagi anak-anak adalah mencintai pasangan kita.Sikap tersebut kita tanamkan sejak dari kecil. Sikap kasih sayang dengan penuh cinta kasih ditanam kan pada anak- anak.

Nah, walaupun wanita berkarier atau bekerja, tetap harus menomor satukan keluarganya. Dari situlah kita harus bisa membagi waktu, mana waktu untuk keluarga, anak dan suami disamping bekerja. Banyak wanita karier yang asyik dengan pekerjaannya lalai akan tugas atau kodratnya sebagai seorang isteri dan seorang ibu. Dari itu banyak terjadi perpecahan dalam rumah tangga akibat kurang memperhatikan keluarganya(anak dan suami). Semoga keluarga kita terhindar dari hal itu semua. Menjaga keutuhan keluarga sangat penting disamping kita berkarier juga.

SEMOGA BERMANFAAT BAGI YANG MEMBUTUHKAN. (Win)


Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)