Banner_BKP2D_2017.jpg Selamat_Hari_Raya1440h.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Bike To Work, Solusi Sehat, Irit dan Praktis
Selasa, 30 Desember 2014-16:58:33WIB
Kategori: Kesehatan - Dibaca: 1422 kali

Foto Artikel

Di Indonesia, Bike to Work menjadi trend baru bagi para pegawai yang ingin berangkat ke tempat kerja. Bike to Work  dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang yang berangkat ke tempat kerja dengan bersepeda.

Penulis melihat, trend ini muncul di Indonesia di mulai dari ibukota, Jakarta. Sebagian besar yang melakukan Bike to Work dikarenakan alasan kemacetan yang luar biasa padat, sehingga bersepeda lebih mudah menyusuri jalan yang sulit dan dilarang untuk dilewati kendaraan bermotor.

Beberapa tahun yang lalu penulis pernah melihat siaran di televisi swasta yang membahas para pekerja yang berangkat kerja dengan menggunakan sepeda lipat. Mereka pada awalnya menggunakan sarana transportasi umum Trans Metro Jakarta (Busway). Busway telah mengikuti jadwal yang cukup tepat waktu, sehingga pengguna Busway cukup terbantu untuk memanajemen waktu ke tempat kerja dengan cukup baik. Akan tetapi rata-rata tempat tinggal mereka cukup jauh dari halte bus, maupun dari halte bus ke tempat kerja yang dituju. Sehingga harus menggunakan angkutan kota atau ojek untuk mengantar mereka ke tempat kerja dengan tepat waktu. Dengan melihat pengeluaran tambahan yang harus dikeluarkan tersebut membuat mereka memutar otak, mencari solusi untuk menguranginya.

Dan akhirnya mereka pun menggunakan sepeda lipat sebagai sarana transportasi menuju ke halte busway, dan setelah sampai di halte, sepeda itupun di lipat, dan dirangkai kembali setelah sampai di halte tujuan dan melanjutkan perjalanan. Hal ini pun mereka lakukan karena pernah melihat siaran televisi di luar negeri,  banyak pekerja yang menggunakan sepeda lipat sebagai sarana transportasi menuju tempat kerja. Mereka menggunakannya dari rumah ke stasiun bus atau stasiun kereta api listrik, lalu dari stasiun ke tempat tujuan, demikian sebaliknya. Dengan melihat tayangan tersebut, akhirnya menginspirasikan mereka untuk bersepeda menuju tempat kerja.

Mereka yang melakukan kegiatan ini bahkan membuat komunitas dengan anggota yang cukup banyak seiring waktu. Bagi yang telah terbiasa dan ingin meningkatkan taraf kesehatan, pengguna sepeda lipat ini bahkan ada yang beransur-ansur tidak menggunakan transportasi umum lagi. Sepenuhnya menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi utama ke tempat kerjanya, hanya di saat sedang terburu-buru baru menggunakan transportasi umum.

Dengan adanya komunitas ini mereka pun saling sharing pengalaman, berbagi pendapat tentang manfaat, sopan santun bersepeda, accesories pendukung, dan lain-lain. Dari komunitas ini pun mereka dapat berbagi pengalaman dan semakin mensugestikan diri untuk membiasakan dan menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari.

Manfaat Bike to Work

Banyak manfaat yang dapat kita petik jika bisa bersepeda ke tempat kerja. Bagi pekerja yang memiliki jadwal yang padat dapat dipastikan akan jarang berolah raga. Berangkat di pagi hari, lalu bekerja separuh hari, pulangnya langsung istirahat. Alangkah baiknya jika diiringi olah raga pagi dan sorenya, maka bersepeda dapat menjadi sarana transportasi sekaligus media olahraga di pagi dan sore harinya.

Jika sehari-hari anda menggunakan kendaraan pribadi, dengan bersepeda anda dapat mengirit pengeluaran dari biaya BBM yang harusnya anda keluarkan jika menggunakan kendaraan pribadi tersebut, demikian pula jika anda menggunakan kendaraan umum, anda telah mengirit pengeluaran dompet anda.

Dibandingkan menggunakan sepeda motor atau mobil, anda dapat melihat tingkat kepraktisan di dalam perbaikan kerusakan maupun pemeliharaan. Perbaikan sepeda tentunya lebih murah, dan lebih cepat untuk diperbaiki dibandingkan kendaraan bermotor. Bahkan beberapa part sepeda dapat diperbaiki sendiri tanpa harus ke bengkel.

Hal-hal yang harus diperhatikan penggiat Bike to Work

Jika anda ingin mengamalkan bersepeda ke tempat kerja, jangan terburu-buru ingin mengaplikasikannya. Anda harus mempertimbangkan beberapa aspek sebelum anda benar-benar melakukan hal ini. Berikut beberapa persiapan bagi anda yang akan melakukan Bike to Work

1.      Pilih Sepeda Sesuai dengan Kebutuhan

Ada berbagai jenis sepeda di pasaran. Anda ingin berpenampilan trendy, dapat memilih sepeda Fixie. Bagi anda yang ingin memiliki sepeda yang cukup tangguh, dapat memilih sepeda gunung. Atau seperti contoh di atas bagi yang ingin fleksibel, dapat memilih sepeda lipat. Banyak pilihan bagi anda yang ingin bersepeda ke tempat kerja, tinggal selera maupun budget yang memungkinkan bagi anda membeli sepeda. Jika anda merasa budget yang anda miliki untuk segera membeli sepeda tidak terlalu banyak, janganlah menjadi halangan. Banyak sepeda yang harganya cukup ekonomis. Yang penting anda tetap bisa membelinya, dan menjaga kesehatan anda dengan berolahraga menggunakan sepeda. Ingat, kesehatan itu mahal.

2.      Latih Kemampuan Bersepeda Anda

Janganlah anda langsung memaksakan diri langsung menggunakan sepeda ke tempat kerja, apalagi yang memiliki jarak yang cukup jauh. Latih daya tahan anda bersepeda dengan berkeliling di sekitar tempat tinggal anda. Sehingga otot anda tidak terlalu kaku, bahkan mengganggu pekerjaan anda. Bukan tidak mungkin, yang baru pertama kali bersepeda ke tempat kerja, merasa kelelahan di pagi setelah sampai tempat kerja dan di waktu pulang, keesokan harinya langsung tidak mau melanjutkan bersepeda keesokan harinya.

Latihlah sesuai dengan jarak yang akan ditempuh, menjaga kecepatan, melatih pengereman yang baik dan lain-lain yang dianggap perlu. Lakukan secara bertahap, sehingga ketika anda aplikasikan sehari-hari tidak membuat anda kelelahan bahkan kejang otot.

3.      Perhatikan rute yang akan ditempuh

Sebagai pegawai yang baik, haruslah sampai di tempat kerja tepat waku. Untuk itu hal ini harus anda pertimbangkan secara matang. Bila jarak rumah dengan tempat kerja tidak terlalu jauh sudah tentu bukan masalah. Akan tetapi jika jarak yang anda tempuh cukup jauh, tentu anda harus mengatur waktu dengan tepat. Anda pun harus mempertimbangkan rute yang memungkinkan anda untuk mempersingkat jarak dan waktu.

4.      Perhatikan aspek keamanan

Bahaya berkendara jenis apapun tetap ada. Meskipun sepeda tidak secepat kendaraan bermotor, anda tetap harus merawat dan memperhatikan kemampuan pengereman sepeda. Lindungilah kepada anda dengan helm khusus sepeda. Meski tidak setebal helm seperti pengendara motor, helm sepeda telah mempertimbangkan berberapa aspek keamanan. Karena resiko kecelakaan tunggal sepeda tidak sebesar kecelakaan tunggal sepeda motor.

Gunakanlah pakaian yang memudahkan pengendara lain untuk memperhatikan anda (pakaian berwarna cerah). Lengkapi dengan penerangan khusus sepeda. Apakah itu penerangan dari depan, maupun lampu isyarat belakang sepeda. Sudah banyak di pasaran menjual penerangan sepeda berupa senter LED yang diciptakan khusus untuk sepeda. Lampu isyarat pun ada berupa LED berwarna merah yang dapat menyala terus menerus, atau berkedip-kedip ketika anda aktifkan.

Selain itu akan lebih lengkap jika ada pelindung siku, pelindung lutut, dan sarung tangan. Gunakan sepatu selama anda bersepeda. Sandal tidak sepenuhnya menutupi kaki anda dari hantaman kerikil nyasar. Jika anda harus membawa peralatan kerja apakah itu berkas, laptop, dan lain sebagainya, anda dapat menggunakan tas khusus pengendara sepeda. Ada berbagai variasi tas sepeda yang cukup modis dan tidak mengganggu anda berkomuter menggunakan sepeda.

5.      Menjaga Kebersihan Badan

Salah satu kekhawatiran pekerja yang menggunakan sepeda ke tempat kerja adalah kebersihan pakaian maupun kebersihan badan. Bagi yang jarak rumahnya tidak jauh dari tempat kerja mengkin tidak mengkhawatirkan ini. Akan tetapi yang jaraknya jauh? Anda akan khawatir terhadap kotoran debu maupun cipratan becek di jalan yang akan mengotori pakaian anda. Belum lagi jika anda berkeringat, yang mengakibatkan pakaian basah karena keringat bahkan mengakibatkan aroma yang tidak sedap.

Untuk itu penulis sarankan agar anda mempersiapkan pakaian khusus ketika bersepeda, dan menggantinya ketika sampai di tempat kerja. Sehingga pakaian yang anda kenakan di tempat kerja tetap bersih. Penulis sarankan anda untuk mandi ketika telah sampai di tempat kerja. Sehingga anda tetap merasa fresh selama bekerja. Ada solusi lain, yaitu anda dapat menggunakan tissue basah untuk membersihkan tubuh anda, akan tetapi hal ini tidak akan lebih menyegarkan anda ketika kerja dibandingkan mandi yang bersih.

6.      Perhatikan Kesehatan

Jika kesehatan anda tidak memungkinkan, jangan anda memaksakan diri untuk bersepeda. Jangan sampai malah celaka di jalan. Jika menurut anda keadaan udara kurang bersih, lebih baik menggunakan masker. Bila perlu sepanjang bersepeda anda menggunakan masker, karena bagaimanapun cuaca selalu berubah-ubah, belum lagi debu, maupun asap kendaraan yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Bukannya sehat, malah menambah penyakit.

Demikian beberapa pandangan penulis mengenai bike to work. Anda berminat?
Artikel Terkait

0 Komentar :


Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)