Banner_BKP2D_2017.jpg Banner_Dirgahayu_RI_Ke-74.jpg




Sekilas Info

 
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PELALAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H / 2019 M
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 

Kalender

Bahaya Duduk Terlalu Lama Saat Bekerja
Rabu, 18 Desember 2013-13:21:34WIB
Kategori: Pengetahuan - Dibaca: 1474 kali

Foto Artikel

Bekerja dalam jangka waktu yang cukup panjang terutama yang bekerja di dalam ruangan cenderung tidak banyak melakukan aktivitas berat dibandingkan yang bekerja di lapangan (outdoor). Pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi akan lebih sering duduk sepanjang hari di depan komputer. Tentunya hal ini memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Apalagi jangka waktu duduk di saat bekerja mencapai 8 hingga 10 jam perhari, perminggu, perbulan, hingga pertahun, dapat anda bayangkan betapa banyaknya waktu yang dihabiskan untuk duduk sepanjang hidup anda. Itu pun belum ditambah dengan waktu yang anda habiskan duduk sambil menonton televisi, maupun duduk di mobil/kendaraan.

Berdasarkan penelitian Dr. Hidde Van Der Ploeg, dari University of Sydney School of Public Health, telah menemukan bahwa orang dewasa yang duduk sebelas jam atau lebih sehari berada pada peningkatan resiko tinggi kematian dibandingkan dengan yang duduk selama kurang dari empat jam sehari. Untuk itu waktu yang dihabiskan untuk duduk di rumah, tempat kerja, di cafe / kantin, maupun di atas kendaraan harus dikurangi dengan berdiri ataupun berjalan lagi. Untuk orang dewasa disarankan untuk melakukan berjalan kaki setidaknya 30 menit di pagi hari.

Sedangkan riset dari the American Colege of Cardiology menunjukkan kaitan antara duduk terlalu lama dengan peningkatan resiko penyakit jantung, obesitas, diabetes, bahkan kanker. Tentunya hasil penelitian tersebut semakin mengejutkan bagi kita yang lebih banyak duduk dibandingkan berdiri diwaktu kerja. Apalagi jika kita duduk lama di depan layar komputer. Efek silau maupun radiasi layar komputer yang cukup lama justru menanbah penyakit lain yang berhubungan dengan kesehatan mata.

Dr David Cohen yang merupakan spesialis jantung menyatakan melalui surat kabar Daily Mail , bahwa "merokok merupakan faktor utama bahaya bagi jantung, dan (di saat yang sama) duduk (terlalu lama) dapat menyamainya dalam banyak kasus."

Berikut rangkuman dampak dari duduk terlalu lama di saat bekerja maupun aktivitas lainnya

1. Sakit punggung

Hal ini disebabkan otot yang kaku akibat duduk terlalu lama pada posisi yang sama. Dengan kurangnya bergerak akan mengakibatkan tekananan pada otot punggung semakin kuat.

2. Sakit ginjal

Hal ini cenderung terjadi pada orang yang duduk terlalu lama, ditambah kurang minum. Semakin parahnya lagi, dengan alasan malas bolak-balik dari toilet, anda lebih memilih menahan kencing daripada harus ke toilet. Hal ini cukup sering terjadi di dunia kerja, padahal hal ini sangat berbahaya terhadap kesehatan ginjal maupun saluran air seni.

3. Nyeri leher hingga kepala.

Duduk dengan posisi kepala tegak terlalu lama akan menimbulkan nyeri pada bagian leher. Syaraf pada bagian leher yang berhubungan dengan kepala cenderung menimbulkan resiko sakit kepala, bahkan tekanan darah yang tidak stabil.

4. Gangguan fungsi metabolisme

Meski nampaknya hanya menyakiti bagian punggung bawah, namun duduk terlalu lama bisa membawa Anda pada resiko sakit kanker kolon (kanker yang menyerang usus besar) dan obesitas (kegemukan). Hal ini karena banyak metabolisme tubuh seperti pengolahan glukosa dan lipid terganggu. Bahkan dapat menyebabkan terjadinya penurunan kolesterol dalam tubuh. Ini akan mengakibatkan pada masalah kesehatan secara keseluruhan.

5. Meningkatnya risiko diabetes

Seperti yang dijelaskan pada poin 2 di atas, karena duduk terlalu lama juga dapat mengganggu proses metabolisme salah satunya pengolahan glukosa, hal ini semakin mempertinggi resiko diabetes. Penderita diabetes cenderung dialami orang yang kerja kantoran dibandingkan bekerja di lapangan.

6. Resiko Serangan Jantung

Sejumlah penelitian bahwa semakin lama duduk, semakin meningkatkan resiko gangguan jantung. Hal ini terjadi karena duduk berjam jam dapat mengembangkan lemak dan juga meningkatnya kadar kolesterol. Sehingga beresiko terkena penyakit kardiovaskular, yaitu serangan jantung.

7. Mengalami scoliosis

Scoliosis merupakan kelainan yang menyebabkan lekukan abnormal pada tulang belakang. Penderita scoliosis memiliki tulang punggung berbentuk "S" atau "C" dan kondisi ini dapat terjadi pada pria mau pun wanita. Pekerjaan kantor yang menuntut kita untuk duduk berjam jam dalam posisi yang salah juga bisa menjadi pemicu scoliosis. Apalagi jika kondisi ini berlangsung dalam hitungan tahun yang mengakibatkan pertumbuhan tulang menjadi tidak normal.

 

Dengan melihat begitu banyaknya dampak yang ditimbulkan karena duduk terlalu lama tersebut, kita tentunya melakukan sejumlah antisipasi agar hal tersebut tidak terjadi kepada diri kita. Tipsnya diantaranya ;

1.      Lakukan perenggangan di awal, di saat, dan di akhir pekerjaan

Dengan melakukan perenggangan otot dapat membantu menjaga sirkulasi darah di tubuh kita. Dapat dimulai dari menggengam-genggam jari, gerakan leher/kepala, menggerak-gerakkan kaki hingga ke jari kaki, d11,

2.      Melakukan pijatan ringan ke beberapa titik yang mengalami stres (tegang)

Pekerjaan yang berat maupun ringan apabila dilakukan dalam jangka waktu cukup lama dapat menyebabkan otot-otot kaku. Anda dapat melakukan pijatan ringan kepada titik-titik yang cenderung mengalami stres ketika bekerja tersebut, seperti bagian kepala, lengkuk, bahu, pinggang, jari hingga ke lengan, maupun kaki.

3.      Jangan lupa berdiri maupun berjalan setiap jamnya

Meski pekerjaan sangat banyak, tetap usahakan berdiri maupun berjalan sedikit di saat bekerja tersebut, apakah itu sekadar mengantar file beberapa lembar, mengambil alat tulis, mengambil air minum, dan lain-lain.

4.      Perbanyak minum air

Memperbanyak minum air terutama air putih sangat baik bagi kesehatan. Banyak fakta kesehatan yang diuraikan para ahli tentang manfaat meningkatkan konsumsi air putih. Dengan mengkonsumsi air yang cukup banyak akan memungkinkan untuk sering buang air kecil. Tentunya anda akan lebih banyak bergerak maupun berjalan.

5.      Jangan selalu andalkan fasilitas Messenger untuk berkomunikasi

Kemajuan maupun fasilitas komunikasi seperti SMS, BBM, E-mail, dan lain sebagainya membuat komunikasi semakin mudah. Akan tetapi bukankah lebih baik untuk menyampaikan suatu hal termasuk masalah pekerjaan secara langsung daripada mengetikkan pesan via smart phone maupun e-mail? Apalagi jarak kita dengan teman tersebut hanya berjarak beberapa meter.

Semoga dengan artikel ini dapat membuka mata kita semua akan dampak buruk dari duduk terlalu lama di saat bekerja maupun aktivitas lainnya. Jangan sampai hanya karena mengejar pendapatan, kesehatan malah terabaikan.

 


Artikel Terkait

1 Komentar :

Pengobatan Alami Torch [19 Agustus 2014 - 10:30:21 WIB]
"terimakasih atas informasinya.
"

Tulis Komentar :
Nama
Email
Komentar
(Masukkan 6 kode diatas)